Makanan Pemusnah Kehidupan
By: Date: January 3, 2017 Categories: Uncategorized

Makanan Pemusnah Kehidupan

Oleh: Agus Nana Nuryana,M.M.Pd.

Menikmati singkong rebus, makanan sehat yang bagi sebagian orang menganggap makanan kampungan namun sarat manfaat, mungkin sudah jarang kita lakukan dan dapatkan. Proses yang  lama dalam menyiapkannya serta harus penuh kesabaran salah satu penyebab makanan tradisional mulai ditinggalkan dan digantikan dengan makanan-makanan yang instan atau siap saji tanpa harus ribet untuk mempersiapkannya.

Menurut kebanyakan dokter, kuliner adalah keliru satu penyebab penyakit yang mengidap pada tubuh manusia. Makanan yg telah tercemar zat kimia sebagai biang keroknya. Zat-zat tadi didapatkan menurut bahan-bahan pengawet yg masih ada pada makanan yg dipakai buat jangka saat yg lama .

Makanan instan yang diawetkan memang praktis buat dikonsumsi, tetapi tidak sebanding menggunakan resiko terkena penyakit yang akan dirasakan sang tubuh, yg disebabkan oleh masuknya zat-zat kimia kedalam tubuh sebagai akibatnya merusak organ-orang penting yang terdapat dalam tubuh kita dan menghancurkan sistem kekebalan tubuh penangkal penyakit.

Lihat juga: Ghibah di Era Milenial

Gaya hidup manusia modern yang serba ingin cepat sudah mendorong insan pada kelemahan secara fisik dan memperpendek harapan hayati manusia karena terkena penyakit aneh- aneh yg semakin mewabah. Tak bisa dipungkiri poly faktor yang menyebabkan insan semakin tergantung pada hal-hal yang instan termasuk makanan yg sebagai penyokong keberlangsungan hayati insan.

Faktor usaha galat-satunya, dengan mencari laba yang sebanyak-besarnya terkadang manusia tidak berfikir jangka panjang, asal dapat untung yg sesaat tidak peduli masa depan anak cucu sebagai penerus.

Kesadaran akan pentingnya kesehatan bagi tubuh memang wajib terus ditingkatkan, memulai dari diri sendiri & keluarga sebagai galat satu cara efektif buat menangkal aneka macam agresi produk instan yang sudah sangat masif.

Agak sulit buat mengupayakan hidup sehat, perlu kesabaran & pencerahan, aneka macam godaan yg sampai dihadapan mata secara mudah dan cepat wajib bisa dikalahkan. Dari mulai pedagang keliling yang meramu barang jualannya semenarik mungkin agar pembeli terutama anak-anak tertarik yang mungkin mereka menggunakan zat yg membahayakan bagi tubuh manusia dan mereka mengedarkannya pada sekitar lingkungan kita, warung-warung terdekat yang menjajakan begitu bebas makanan instan yang sudah dapat dipastikan kuliner tersebut mengandung bahan kimia.

Lihat pula: Jangan Abaikan Pertanyaan Anak

Diperlukan pencerahan kolektif pada melakukan hal ini walaupun setiap individu bertanggungjawab atas dirinya masing-masing. Kepedulian akan sesama itu yg diharapkan, saling mengingatkan, saling menjaga & saling memperhatikan diantara sesama terutama di lingkungan terdekat kita wajib selalu dijaga & dipelihara.

Sikap individualistis yg tak mempedulikan orang lain menjadi galat satu penyebab aneka macam kekacauan ini terjadi, dengan banyak sekali dalih terkadang menghalalkan segala cara & mengutamakan kepentingan sesaat agar hasrat nafsu duniawinya terpenuhi, dan tidak menyadari bahwa sesungguhnya dunia ini telah berada pada gerbang kehancuran.

*Penulis juga aktif sebagai pegiat Literasi Madrasah dan saat ini mengelola sebuah komunitas yang bernama KALIMAH (Komunitas Aktivis Literasi Madrasah). Website KALIMAH bisa dikunjungi melalui http://www.gokalimah.com

Selain itu penulis juga tercatat sebagai anggota PERGUMAPI (Perkumpulan Guru Madrasah Penulis). Website PERGUMAPI bisa dikunjungi melalui http://www.pergumapi.or.id

Penulis pula aktif pada komunitas Gumeulis (Guru Menulis) Tasikmalaya

agusnananuryana

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *