BACAAN YANG BAIK ADALAH NUTRISI HATI
By: Date: January 7, 2017 Categories: Uncategorized

Kegiatan membaca bagi sebagian orang merupakan suatu pekerjaan yg menyenangkan, sebagai hobi, kebutuhan, namun ada juga yang merasa bahwa hal itu adalah pekerjaan yang memberatkan dan membosankan. Kegiatan membaca adalah galat satu pekerjaan yang semestinya sanggup dilakukan sang semua orang, lantaran membaca adalah salah satu perintah yg sampaikan Alloh pada hamba-Nya melalui Firman-Nya dalam Alquran.

Membaca pada kalangan akademis merupakan suatu kegiatan yang semestinya sudah terbiasa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Tetapi dalam kenyataanya kegiatan membaca pada kalangan ini yang terjadi dalam dunia pendidikan kita dirasa masih sangat kurang, hal ini berdasarkan hasil penelitaian lembaga dunia yang meneliti kemampuan membaca para siswa di Indonesia yang ternyata masih kalah dibanding dengan Negara-negara lain dan posisi Indonesia menempati posisi bawah yang masih kalah oleh Negara Vietnam yang notabene Negara yang baru merdeka setelah  Indonesia lama terlepas dari belenggu penjajah.

Pada sebagian orang yang menempatkan posisi membaca sebagai suatu hobi atau kebutuhan semestinya bisa memanfaatkan aktivitas ini buat menaikkan kualitas diri dengan cara mengumpulkan pengetahuan sebanyak-banyaknya buat lalu dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau masyarakat secara umum. Dengan terkumpulnya ilmu dalam diri manusia maka insan tadi posisinya akan semakin tinggi baik dihadapan manusia maupun di hadapan Tuhan.

Banyaknya bahan bacaan yg kini tersebar pada masyarakat luas, tidak hanya mengandung materi yang isinya mengarahkan pada hal positif saja tetapi banyak juga bahan bacaan yg isi materinya mengarahkan pembacanya buat melakukan hal-hal yg negatif. Hal ini sebagai bahan pertimbangan bagi seseorang yg gemar membaca agar mampu menentukan bahan bacaan yang pertanda dalam arah yg positif.

Manusia diciptakan oleh Tuhan memang berada pada dua sisi yaitu positif dan negative. Perilaku yg pada kerjakan sang seorang tidak terlepas dari pengetahuan apa yg beliau dapatkan, pengetahuan yang beliau dapatkan mampu diperoleh dari hasil obrolan, penglihatan & berdasarkan output bacaan berdasarkan sumber yang mengungkapkan mengenai pengetahuan yg beliau kuasai. Tuhan menaruh pilihan kepada insan buat berada dalam posisi positif atau negatif, melalui akal dan pikiranya maka manusia akan menentukan jalan yang beliau sukai apakah positif atau negatif?

Perilaku positif atau negatif memang dua hal yang terdapat dalam setiap individu. Ketika seseorang mempunyai prilaku yang baik maka maka orang tersebut sanggup dikatakan sehat secara rohani dan waktu terdapat orang yg berperilaku negatif maka orang tadi sanggup dikatakan sakit secara rohani. Kondisi konduite seseorang ditentukan oleh seberapa besar beliau memilki pengetahuan.

Pengetahuan yg dimiliki sang sesorang galat satunya bersumber dari bacaan yang beliau dapatkan. Pengetahuan yg positif akan didapatkan berdasarkan asal bacaan yg positif pula yang nantinya akan mengarahkan seseorang buat berperilaku positif, sumber bacaan yang baik akan mengantarkan pengetahuan seorang ke arah yg positif, sehingga semakin banyak pengetahuan yang dikuasai oleh seorang yg bersumber dari bahan bacaan yang positif akan menciptakan orang tadi semakin dewasa pada menjalani hidupnya.

Kedewasaan seorang pada menjalani hidupnya mmenunjukan bahwa orang tersebut sehat secara rohani. Kondisi rohani seseorang dikendalikan oleh hati, jika hatinya higienis maka perilakunya akan baik & jika hatinya kotor maka perilakunya akan buruk. Sehingga bila seorang sering membaca hal-hal yg baik, maka secara otomatis hatinya akan selalu disirami menggunakan kebaikan, kebalikannya jika seorang sering membaca hal-hal yg buruk maka hatinya pula akan disirami dengan keburukan. Dan nutrisi yg diperlukan oleh seseorang untuk membangun kedewasaan adalah harus melalui hal-hal yang baik.

Sebagai umat beragama semestinya jikalau kita mau membaca hendaknya mendahulukan bacaan-bacaan yg diperintahkan oleh Tuhan yaitu kitab suci yang disampaikan kepada umatnya. Kitab kudus ini menaruh petunjuk kepada setiap umat untuk menjadi manusia yang baik & nir terdapat buku suci yang isinya menyuruh supaya umatnya berbuat keburukan. Sehingga yakinlah kita umat manusia rajin membaca buku kudus agamanya maka akan banyak insan yang berbuat baik & tugas manusia menjadi pengelola dunia ini akan berjalan sebagaimana mestinya karena dikelola sang manusia yg dewasa yang sehat rohaninya sebagai akibatnya tidak gampang menimbulkan kerusakan pada aneka macam bidang.

Setelah manusia membaca buku suci yang di firmankan sang Tuhan, maka buat menambah pengetahuan & menerima penerangan mengenai hal-hal yang dituliskan dalam buku suci, maka insan boleh membaca sumber-asal bacaan yang lain yg bisa mendukung manusia buat lebih gampang mengelola global sebagai tugas yang diperintahkan langsung oleh Tuhan. Praktis-mudahan dengan semakin maraknya bahan bacaan yang sulit untuk dibendung keberadanya, kita seluruh bisa memilih bahan bacaan yg mendukung dalam kebaikan sebagai akibatnya pengelolaan dunia ini benar -betul dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Tuhan yang menciptakannya, agar kedamaian & ketentraman selalui menyertai kita semua. Amin

Penulis : Agus Nana Nuryana, M.M.Pd.

Stap Pengajar Mata Pelajaran Matematika dalam MTs Cijangkar Ciawi Tasikmalaya

agusnananuryana

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *