Makin Asik Kuliah di UMP, Makin Cerdas Hadapi Revolusi Industri 4.0
By: Date: January 25, 2017 Categories: Uncategorized

Source:pertamakali.Com

Menarik, ketika saya mencermati sebuah polling dari kesebuah website  PTN ternama. Di buka dengan argumen yang sangat normatif, dimana banyak mahasiswa tingkat akhir yang merasa takut dan cemas dengan pertanyaan ‘’kapan lulus?’’. Disambung dengan pertanyaan yang lebih berat lagi, yakni ‘’apa yang akan kamu lakukan setelah lulus?’’

Source:careernews.Id

Berdasarkan hasil Polling tersebut diatas, hanya 3,9% responden yang belum tahu rencana setelah lulus kuliah. Sementara  74,1% responden memilih bekerja setelah lulus. 10,5% memilih berwirausaha dan 9,9% memilih melanjutkan pendidikan. Sisanya, sebesar 1,6% memilih lain-lain.

Serasa dibawah kelorong waktu. Sayapun turut merasakan beratnya beban studi yang harus selesai dalam kurun masa yang terbatas. Namun faktanya, mahalnya lembaran  ijazah yang kita dapat selepas berpeluh keringat kerap tak sebanding dengan mimpi semasa memakai jas almamater. Belum lagi tuntutan yang beharap sang sarjana sesegera mungkin acti o n di dunia kerja. Sebuah harapan yang realistis namun tak jarang membuat hati meringis.

Source:i.Pinimg.Com

***

Perguruan Tinggi sebagai salah satu elemen dalam Sistem Pendidikan Nasional, mempunyai tanggungjawab dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan visi Indonesia 2030 untuk menciptakan masyarakat yang maju, sejahtera, mandiri dan berdaya saing tinggi.  Perguruan Tinggi juga dituntut untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas serta mampu menghasilkan hasil-hasil penelitian yang bermutu untuk memecahkan berbagai masalah kemanusiaan dan kebangsaan, sebagaimana yang tercantum di dalam tri darma perguruan tinggi, yaitu darma pendidikan dan pengajaran, darma penelitian dan darma pengabdian masyarakat. Ketiga darma ini menjadi penting, sebab pendidikan tinggi memang memanggul tugas untuk melakukan pendidikan dan pembelajaran, melakukan penelitian dan juga melaksanakan pengabdian masyarakat.

Agar pendidikan dan pengajaran bisa berjalan menggunakan sebaik-baiknya, maka program studi yg tersedia seyogyanya harus sesuai dengan minat warga , selaras menggunakan tuntutan jaman, calon mahasiswanya haruslah baik, tenaga pengajarnya berbobot, proses pendidikannya harus bisa berjalan dengan baik, dan sarana dan prasarananya wajib memadai. Dalam konteks kekinian, maka perguruan tinggi harus merespon tantangan yg ada dan menerapkan kerangka berpikir baru sesuai kebutuhan masyarakat.

Disisi lain, Industri 4.0 menjadi fase revolusi teknologi mengganti cara beraktifitas insan dalam skala, ruang lingkup, kompleksitas, dan transformasi dari pengalaman hayati sebelumnya. Perkembangan berdasarkan revolusi industri 4.0 ini, paling dirasakan oleh generasi yang akrab diklaim menjadi generasi millenial. Yakni, mereka yg lahir dalam tahun 80-an hingga 2000-an. Mereka merupakan generasi yang interaktif, sangat kritis, & nir percaya informasi menurut satu arah. Lebih dari itu, mereka pula generasi yg nir bisa dipisahkan menurut gadget & lebih responsif terhadap teknologi kabar. Di masa mendatang mereka wajib memiliki etos kerja, perilaku terbuka, dan bisa bekerja sama buat menyelesaikan banyak sekali dilema yang semakin kompleks dan berubah dengan cepat.

Dari sini pemetaan tantangan dan peluang industri 4.0 penting untuk mencegah berbagai dampak dalam kehidupan masyarakat, salah satunya adalah permasalahan pengangguran. Yang menjadi faktor utama adalah gap antara teori yang didapat di bangku kuliah dan praktek yang ada di perusahaan yang terkadang membuat proses adaptasi tidak berjalan mudah. Bank Dunia (2017) melansir bahwa pasar kerja membutuhkan multi-skills lulusan yang ditempa oleh satuan dan sistem pendidikan, baik pendidikan menengah maupun pendidikan tinggi. Hal tersebut sebenarnya bisa disiasati dengan cara tertentu, salah satunya magang.

Bahkan negara  juga menunjukkan keseriusan yang serupa terkait program magang. Hal ini dapat dilihat dari regulasi mengenai magang yang telah distandardisasi, melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Per.22/Men/IX/2009 tentang Penyelenggaraan Pemagangan Dalam Negeri.

Lalu, sebenarnya apa saja sih laba yang bisa didapat melalui magang? Berikut 5 laba yg mampu dihasilkan dari mengikuti program magang

Mengenal Seluk Beluk Dunia Pekerjaan

Ada segudang pengalaman yang hanya bisa kamu dapatkan apabila mengikuti program magang. Contohnya, kamu bisa merasakan atmosfer profesionalisme yang tinggi di lingkungan kerja secara nyata. Selain itu, kamu akan terbiasa menemui masalah dan membuat problem solving-nya. Hal tersebut merupakan modal yang berharga bagi para calon fresh graduate, karena telah memahami rutinitas di lingkungan kerja yang sesungguhnya. Sehingga, diharapkan bekal pengalaman tersebut bisa membuat proses adaptasi semakin cepat.

Belajar Membangun Relasi

Ketika magang tentunya kamu akan sering berinteraksi langsung dengan orang-orang yang sudah berpengalaman. Seperti dikutip CNN Indonesia, magang akan membuka kesempatan untuk belajar membangun relasi dengan rekan kerja atau bahkan atasan, yang tentunya bisa membimbing kamu dalam memaksimalkan kompetensi yang kamu miliki. Kesempatan tesebut sangat baik untuk menambah pengetahuan dan network, yang tentunya akan sangat berguna ketika kamu telah lulus kuliah.

Mengaplikasikan Ilmu Yang Telah Didapat

Ilmu yang didapat di bangku perkuliahan hampir sebagian besar merupakan ilmu teoritis. Dengan mengikuti program magang, kamu bisa mengaplikasikan ilmu yang telah kamu dapat di dalam kelas, sekaligus mengukur kemampuanmu terhadap bidang yang kamu kuasai dan tidak kuasai. Dengan begitu, kamu bisa melakukan evaluasi untuk lebih mempersiapkan diri ketika benar-benar akan terjun ke dunia kerja.

Setelah Lulus, Bisa Diangkat Menjadi Karyawan Tetap

apabila bisa meninggalkan impresi yg baik, bukan tidak mungkin perusahaan akan menawarkanmu posisi menjadi pegawai tetap sesudah selesai menjalani acara magang. Seperti dilansir news.Okezone, hal misalnya ini masuk akal terjadi mengingat perusahaan akan diuntungkan jika merekrut pegawai yg sudah memahami kultur bekerja pada perusahaannya.

Nilai Tambah di Mata Perusahaan

Walaupun dengan status fresh graduate,pengalaman magang tentunya akan menjadi pertimbangan bagi perusahaan dalam menyeleksi kandidatnya. Dikutip dari qerja.com, sebagian besar perusahaan ingin pegawai barunya bisa cepat beradaptasi dan mengikuti ritme kerja di perusahaan tersebut. Dengan begitu, memiliki pengalaman magang akan sangat membantumu dalam proses rekrutmen kerja.

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadi salah satu perguruan Tinggi yang siap mengayunkan langkahnya menghadapi era industri 4.0. UMP waktu ini telah menjadi perguruan tinggi partikelir terbesar pada Jawa Tengah bagian barat, yg tengah memersiapkan diri meraih akreditasi A buat kategori institusi UMP. Di Jateng, UMP menempati peringkat ke-2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) terbaik. Sedangkan di tingkat nasional, UMP menduduki peringkat ke-6. Banyak kelebihan yg mengakibatkan UMP sebagai Perguruan Tinggi Swasta terpandang. Antara lain, karena kualitas tenaga pengajar UMP hampir seluruhnya berkualifikasi S2 & S3, perpustakaan universitas yg lengkap dan terkreditasi A, jaringan internet 24 jam, sentra bahasa berstandar internasional, & laboratorium pusat yang modern.

Di UMP Ada banyak acara studi yg bisa dipilih calon mahasiswa sesuai minat & bakat. Antara lain banyak sekali program studi yg bernaung pada bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Ekonomi & Bisnis, Teknik dan Sains, serta Pertanian. Lainnya adalah Fakultas Psikologi, Farmasi, Sastra, Hukum, Ilmu Kesehatan, Kedokteran,Fakultas Agama Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana, serta Program Profesi Apoteker, Ners, Dokter, dan Kebidanan. ‘Untuk Program Pascasarjana, UMP sudah membuka program S2 untuk Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Magister Manajemen, Pendidikan IPS, & Pendidikan Dasar.

Demi menaikkan kualitas energi pendidik & mahasiswanya. UMP secara aktif berbagi kolaborasi Internasional menggunakan berbagai perguruan tinggi ternama global dalam bidang riset & peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sampai hari ini UMP telah menerima mahasiswa internasional, ikut dan dalam lembaga internasional, dan menyelenggarakan seminar internasional dengan mendatangkan dosen tamu internasional.

Saat ini UMP telah memiliki 59 laboratorium dengan teknologi modern, 38 keunggulan prodi, juga enam riset unggulan penelitian unggulan sebagai bentuk dedikasi atas pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. UMP juga terdapat cukup banyak program beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi. Antara lain, beasiswa PPA Dikti Kopertis VI, Bidikmisi, PPA & BBM UMP, program beasiswa bagi hafiz Alquran, beasiswa berprestasi, beasiswa kader Muhammadiyah, beasiswa fakir miskin, dan beasiswa yatim.

Sebagai agen perubahan, UMP juga membekali para generasi milenial yang menjadi mahasiswanya dalam hal  Softskills dan spiritual. Berbagai kegiatan yang diberikan, antara lain program Training BEST, Traning SMART (Softskills Management and Resolution Training) dan SUCCES (Spiritual Up and Career Competencies Empowering by Softskills), yang diberikan menjelang wisuda. Program ini dilaksanakan untuk membentuk karakter dan memberi pemahaman pada mereka, bahwa pada masing-masing individu sebenarnya terdapat berbagai kompetensi yang bisa dikembangkan. Untuk materi spiritual, mahasiswa juga diberikan pembinaan Al Islam dan Kemuhammadiyahan melalui metode mentoring atau pendampingan berisi materi keislaman dan kemuhammadiyahan. Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak mudah tercerabut dari landasan agamanya.

source:pwmjateng.com

Start Here Go Anywhere . Para millenial yang masih berseragam SMU atau fresh graduate S1 yang saat ini sedang berjuang menentukan masa depannya. UMP Makin Mendunia , dengan segala keunggulannya, kiranya referensi diatas patut menjadi bahan rujukan kamu dalam memilih perguruan tinggi bekualitas. Sudah siapkah dirimu Hadapi Revolusi Industri 4.0? Sekaranglah saatnya membangun tangga mencapai impianmu.

Tetapkan tujuan, kenali diri

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan atau mimpi yang akan kamu raih. Tujuan itu haruslah sesuatu yang disenangi atau menarik minat. Setelah menentukan tujuan, selanjutnya kenali kekuatan dan kelemahan diri. Dengan demikian, kamu bisa memilih program studi yang dapat mengasah kekuatan dan meminimalisasi kelemahan.

Ketahui tujuan hidup

Buat kamu lulusan S1 yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 harus memikirkan ulang orientasi dan tujuannya. Apakah untuk mengembangkan keilmuan? Atau untuk memperpanjang masa remaja dan melarikan diri dari tugas perkembangan masa dewasa, seperti menikah, bekerja, dan mandiri? Atau mungkin sebagai telaah karir, di mana jenjang S2 akan memantapkan karirnya?

selain konsep diri yang matang, informasi juga diperlukan sebagai dasar untuk mengambil keputusan. Lingkungan yang suportif dan positif juga diperlukan untuk mengarahkan individu agar lebih berkembang.

Setiap Orang Spesial, Yakin Pada Diri Itu Kuncinya!

Jadikan mimpimutak hanya menjadi sebuah passion, namun juga soul. Yakinlah setiap orang itu diciptakan spesial, kamu hanya perlu yakin pada kemampuan dan terus berlatih untuk membuatnya semakin bagus. Dan yakin kepada kemampuan diri sendiri membuatmu lebih fokus untuk mengembangkan diri apalagi terkait dengan passion yang akan kamu pilih.

Artikel ini diikutsertakan dalam UMP BLOG COMPETITION 2019

***

Tantangan dan Peluang Revolusi Industri 4.0

UMP Soroti Revolusi Industri 4.0

Semakin Mantap Menuju World Class University

UMP Cetak Intelektual Berwawasan Global

Life After Graduation: Setelah Toga, Lalu Apa?

Jangan Anggap Remeh, Magang Latih Kita Untuk Siap Kerja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *