RELEVANSI PELAKASANAAN UPACARA BENDERA DENGAN MELATIH KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK
By: Date: January 29, 2017 Categories: Uncategorized

Di setiap sekolah menurut mulai taraf SD, Sekolah Menengah pertama dan SMU sudah hampir niscaya setiap hari senin selalu dilaksanakan kegiatan upacara bendera. Untuk sekolah yang mempunyai lapangan luas sudah pasti tiap hari senin melaksanakan upacara bendera, tapi buat sekolah yg nir memiliki huma yang luas mungkin upacara bendera bukan kegiatan yg wajib untuk dilaksanakan setiap hari senin. Upacara bendera dilaksanakan dengan maksud buat melatih peserta didik agar mempunyai jiwa disiplin yg kuat dan taat akan segala peraturan.

Upacara bendera adalah kegiatan yang diwariskan sang bangsa Jepang saat menjajah Indonesia. Jepang dikenal sebagai Negara yang rakyatnya mempunyai rasa nasioalisme, ketaatan & disiplin yang sangat tinggi. Setiap pagi bangsa Jepang mengumpulkan tentaranya buat melaksanakan apel pagi. Hal ini dilakukan agar para tentaranya selalu siap siaga dalam berbagai hal dan keadaan.

Kegiatan ini ternyata mengakibatkan output yang efektif, hal ini terbukti menggunakan berbagai kemenangan yg di peroleh bangsa jepang terhadap musuh-musuhnya. Berkat kedisiplinan dan kekuatan tentara jepang yang dikenal dengan tentara berani tewas, mereka menerangkan bahwa negaranya merupakan bangsa yg andal & ditakuti oleh Negara lain. Dengan kekuatannya itulah bangsa Jepang bisa menciptakan negaranya menurut output menjajah Negara lain, dengan cara membawa output kekayaan alam bumi Negara jajahannya, hingga akhirnya Negara Jepang musnah dan menyerah kalah kepada sekutu setelah 2 kotanya yaitu Nagasaki dan Hirosima di bom atom oleh Sekutu.

Dari pengalaman bangsa Jepang ini mestilah kita belajar bahwa kedisiplinan akan melahirkan sesuatu kekuatan yang maha dahsyat, sebagai akibatnya kita dapat meraih apa yg kita inginkan di masa yg akan datang. Kesadaran akan kedisiplinan inilah yang mestinya pada terapkan sang setiap pendidik pada sekolah pada anak didiknya, supaya mereka terbisaa melakukan sesuatu dengan teratur & penuh dedikasi, sehingga berdasarkan apa yang mereka kerjakan akan menerima suatu hasil yg maksimal sebagai bekal buat kehidupan sekarang dan masa yg akan datang.

Namun kejadian yg paradoksal justru sekarang terjadi pada hampir setiap sekolah, saat aplikasi upacara bendera sepertinya perilaku kedisiplinan itu telah nir tampak. Anak-anak yg berbaris seolah-olah mereka nir sedang melakukan sesuatu kegiatan yg seharusnya mesti memerlukan persiapan yang baik. Mereka berdiri seenaknya, upacara sambil ngobrol, atau bahkan bercanda dengan sahabat-temannya yg lain. Hal ini diperparah dengan sikap pengajar yg apatis, mereka mungkin menganganggap ini hanya aktivitas ceremonial biasa yang manfaatnya jua tidak begitu seberapa.

Kesadaran akan pentingnya kedisiplinan sepertinya sudah tidak ada pada sebagian kita, hal ini ditunjukan dengan sikap-sikap dan kelakukan yang tidak bertanggungjawab dari sebagian kita. Mungkin semestinya kita memikirkan kembali manfaat dari apa yang diwariskan bangsa Jepang pasca penjajahan terhadap Negara kita, walaupun mungkin banyak yang menyakitkannya, namun kita bisa mengambil sedikit hikmah dari apa yang mereka lakukan.  Saat ini kita mungkin terlena dengan apa yang sudah kita dapatkan; kemerdekaan, kebebasan dan kesenangan yang kita peroleh membuat kita lupa bahwa dulu nenek moyang kita berjuang dengan gigih dan rela mengorbankan segala apa yang di milikinya dengan penuh semangat dan rasa disiplin yang tinggi. Inilah kekuatan yang maha dahsyat yang mengantarkan Negara kita merdeka dan menjadi seperti sekarang ini. Jadi bisa kita bayangkan masa yang akan datang, akan bagaimana Negara kita ini jika para pengelola dan seluruh penduduknya tidak memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi. Akankah Negara kita kembali dijajah oleh bangsa lain? mungkinkah Negara kita akan hancur kembali? Naudzubillahimindalik, tapi sinyal-sinyal itu sepertinya sudah sangat tampak dihadapan kita walaupun mungkin modelnya berbeda dengan zaman penjajahan terdahulu.

Sikap disiplin yang tertanam dalam diri kita akan berakibat generasi-generasi yang berkualitas, apalagi bila hal ini ditanamkan sejak dini. Dengan perilaku disiplin ini manusia akan mempunyai kekuatan buat menghadapi serumit apapun problem yg dihadapinya, hal ini dikarenakan orang yg disiplin sudah terbiasa melakukan banyak sekali hal menggunakan penuh pertimbangan, berdedikasi, semangat yang pantang menyerah & asa menerima sesuatu dengan hasil yang terbaik menggunakan cara semaksimal mungkin. Inilah yang kita dambakan berdasarkan generasi belia penerus bangsa, agar Negara kita tumbuh maju menjadi Negara maju, akbar & disegani oleh Negara lain, bukan kebalikannya walaupun Negara kita sudah merdeka, tetapi keaadaanya masih sama misalnya ketika belum merdeka dalam tanda kutif.

Menanamkan rasa disiplin ini mungkin jua terdapat benarnya waktu para pendidik di sekolah melatihkannya pada para anak didiknya saat sedang pelaksanaan upacara bendera, menerapkan rasa bertanggungjawab waktu harus menjadi petugas upacara menggunakan berlatih sebaik mungkin supaya nir terjadi kesalahan pada pelaksanaan upacara, merupakan penanaman sikap yg positif saat murid pada kasih sebuah jujur. Para peserta upacara harus berbaris dan berdiri menggunakan sikap tegak paripurna & ikut melaksanakan upacara dengan khidmat, membuktikan rasa disiplin dan ketaatan terhadap anggaran yg sudah ditetapkan, sehingga saat sedang bagaimanapun kondisinya mereka akan tetap melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin.

Seandainya tata upacara bendera yg dilaksanakan setiap hari senin ini dilaksanakan dengan sangat baik, dan tidak hanya dipercaya sebagai ceremonial saja, hal ini sudah adalah pembelajaran yg menanamkan pendidikan berkarakter terhadap peserta didik, sebab karakter akan terlihat dan berkembang menggunakan pendidikan mobilitas/praktik langsung yang dilaksanakan oleh siswa. Melatih kedisplinan memerlukan proses latihan yg harus dimulai sejak dini, sebagai akibatnya ketika nanti murid tumbuh dewasa, kebisaaan baik ini akan terbawa dan terpatri terus pada hati setiap murid/insan.

Pendidikan berkarakter yang baru dideklarasikan oleh menteri pendidikan merupakan reaksi dari betapa bangsa ini saat ini memerlukan manusia yang tidak hanya cerdas bidang intelektual, tetapi juga harus cerdas dalam berbagai hal.  Sifat kedisplinan akan mengantarkan seseorang menjadi manusia yang paripurna, karena mereka mempunyai kesadaran dan tanggung jawab atas apa yang mereka lakukan, mereka tidak hanya memikirkan diri sendiri dalam melakukan suatu hal, tetapi mereka juga memikirkan akibat yang akan timbul pada orang lain atau lingkungan sekitarnya.

Keadaan bangsa kini ini yang penuh menggunakan banyak sekali problema mestinya menjadi pelajaran buat kita semua, betapa Negara ini sulit menyelesaikan suatu kasus menggunakan sangat baik, belum terselesaikan satu perkara dating perkara yg lain, yg terkadang perkara ini nir terdapat bedanya menggunakan perkara yg belum selesai. Korupsi, kejahatan materi atau humanisme, dan bencana-bencana lainnya tiba silih berganti seolah mencabik-cabik Negara ini, tetapi pertarungan ini poly yang penyelesaiannya nir tuntas, karena para pemangku kepentingan yg nir betanggungjawab, & nir punya perilaku disiplin buat beserta-sama menyelamatkan bangsa ini.

Menanamkan norma displin menggunakan kegiatan yg kecil seperti pelaksanaan upacara bendera yang telah biasa dikerjakan setiap hari senin di setiap sekolah, kiranya perlu kita jajak lagi, dampak positif dari kegiatan mini ini yg menyebabkan output yang akbar misalnya yang di peroleh bangsa Jepang mungkin bisa membuka pulang pikiran kita supaya penanaman sikap positif dari efek dilaksanakannya upacara bendera perlu kita kaji dan terapkan kembali & proses pembelajaran pribadi dalam rangka membangun siswa yg mempunyai karakter sebagai akibatnya mereka memiliki bekal nir hanya kemampuan intelektual, akan tetapi juga kepribadian yang paripurna supaya bias melanjutkan usaha pendahulunya mengelola dan membesarkan Negara ini menggunakan nir hanya memikirkan keuntungan pribadi yg mengakibatkan akan kehancuran Negara buat selamanya, namun mereka pula memikirkan keberlangsungan kehidupan di negara ini buat jangka waktu yang panjang sampai musnah global ini, supaya Negara ini permanen besar , jaya & disegani sang negara-negara lain. Semoga asa ini mampu terkabul!

Agusnananuryana

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *