KELUARGA SEBAGAI SEKOLAH PERTAMA DAN UTAMA BAGI ANAK
By: Date: February 1, 2017 Categories: Uncategorized

Keluarga merupakan kelompok paling kecil yang ada dalam masyarakat yang terdiri dari ayah, ibu dan  anak. Keberadaan sebuah keluarga sangat penting bagi seorang manusia sebagai individu, sebab dari keluargalah seorang manusia akan mulai diakui keberadaanya dalam kelompok-kelompok lain yang lebih besar. Pengaruh keluarga bagi seorang individu sangat penting dalam mempersiapkan diri agar diterima oleh kelompok lain yang lebih besar di masyarakat. Bahkan nama keluarga besar juga bisa dimanfaatkan oleh seorang anggotanya untuk menguatkan pengaruhnya atas kelompok yang lain.

Kekuatan sebuah famili patut dijaga oleh setiap anggota keluarganya, bahkan setiap anggota famili terkadang rela berkorban demi kehormatan keluarganya. Seseorang akan rela mengorbankan hartanya bahkan jiwanya demi membela nama baik keluarga agar nir jatuh di mata famili yang lain atau grup rakyat yg lain. Bahkan di beberapa tempat atau Negara terjadi pertumpahan darah antar grup dan famili demi menjaga kehormatan famili yang sangat mereka banggakan. Pertumpahan darah kadang terjadi antara sesama anggota famili bila dianggap ada galat seorang anggota famili yg diangap menghambat nama baik keluarganya.

Setiap orang menginginkan keluarganya sebagai famili yg serasi, nir kekurangan suatu apapun bahkan menginginkan keluarganya akan permanen utuh sampai beberapa generasi menggunakan mengambil sebuah nama besar dari seorang anggota keluarganya. Demi menjaga keutuhan & nama besar menurut sebuah keluarga tadi, biasanya sebuah famili akan menerapkan sebuah aturan yg harus ditaati oleh setiap anggota keluarganya & biasanya aturan itu berlaku mengikat, sebagai akibatnya jika terdapat seorang anggota keluarga yg melanggarnya, maka anggota keluarga tersebut akan mendapatkan hukuman menurut anggota keluarga lainnya. Hal ini dilakukan supaya nama baik famili permanen terjaga, sehingga pengaruhnya nir berkurang dimata famili atau grup lain.

Nama baik dan nama akbar keluarga yang selalu dijaga oleh setiap anggotanya, menunjukan bahwa memang peran famili sangat krusial bagi seseorang. Oleh karenanya famili wajib mampu berperan menggunakan baik buat mengarahkan setiap anggotanya agar setiap anggota keluarga tadi mampu berlaku sinkron menggunakan aturan keluarga yang telah ditetapkan & disepakati beserta demi menjaga nama baik keluarga. Apabila setiap anggota keluarga sanggup menjaga nama baik keluarganya, maka bisa dipastikan bahwa dia sendiri akan mampu menjaga nama baik pribadinya yg mereka perlihatkan pada kelompok yang lain saat mereka bertemua dalam sebuah pergaulan dalam kelompok yg lebih besar .

Keluarga layaknya sebuah grup rakyat, maka pada dalamnya masih ada beberapa unsur, ada pemimpin & anggota. Kepemimpinan sebuah keluarga sangat berperan aktif dalam menciptakan sebuah keluarga. Pemimpin famili akan menaruh arah kepada semua anggota famili, bagaimana keluarga ini akan dicetak & bagaimana famili ini dijalankan. Otoritas seseorang pemimpin menaruh kekuatan yg akbar bagi terbentuknya sebuah famili, kepemimpinan dalam sebuah famili mendeskripsikan sistem pendidikan yg terjadi pada keluarga tadi.

Pendidikan dalam keluarga menjadi suatu hal yang sangat penting bagi seluruh anggota famili, sebab segala aktifitas yg dilakukan oleh anggota famili menggabarkan hasil pendidikan yang terjadi pada keluarganya. Secara nir eksklusif pendidikan famili itu dilakukan oleh ketua famili pada anggota keluarganya atau secara khusus kepada anak-anak yang terdapat pada keluarga tersebut. Karakter yang terbentuk dalam diri seorang anak menggambarkan hasil pendidikan yang dilakukan dalam keluarganya.

Karakter dapat diartikan sebagai konduite yg dilakukan oleh seorang yg menerangkan perilaku sehari-hari. Karakter anak secara tidak eksklusif terbentuk menurut perilaku seseorang yg mereka lihat sehari-hari, & yang paling sering mereka lihat adalah konduite orang yg ada pada anggota keluarganya, apapun yg dilakukan oleh anggota keluarga yg lain yg lebih tua akan ditiru oleh seorang anak, oleh karena itu contoh yang baik dari anggota keluarga lain terutama orang tua akan berpengaruh akbar terhadap karakter anak.

Karena waktu paling lama anak terdapat pada keluarga, maka pendidikan anakpun secara otomatis berlangsung lebih lama pada keluarga. Oleh karena itu keluarga bagi seorang anak adalah sekolah pertama & primer yang mereka temukan pada menerima pengetahuan dan pengalaman hayati yg akan mereka terapkan pada kehidupan berikutnya. Kalau keluarga menaruh pengalaman atau contoh yang baik maka anak tadi akan memiliki karakter baik & kebalikannya.

Peran penting famili sebagai loka pendidikan awal seorang anak dipengaruhi sang orangtua menjadi orang yg paling dituakan pada famili tadi. Oleh karena itu peran orang tua tidak hanya sebagai pengasuh, perawat, pemberi nafkah, & kiprah-peran yg lainnya tapi juga sekaligus sebagai pengajar pertama dan primer bagi anak-anak mereka, kemapanan orang tua dari segi materi tidak relatif buat menciptakan karakter baik bagi anak-anaknya, namun kemapanan orang tua dalam bidang ilmu pendidikan & ilmu pengetahuan lainnya pula sangat penting buat menciptakan karakter baik bagi anak-anaknya yg kelak akan meneruskan keluarga besarnya.

Saat ini banyak sekali para orang tua yang mengabaikan peran mereka sebagai guru di famili, mereka tidak menyadari & tahu bahwa kiprah mereka sebagai guru bagi anak-anaknya sangat diharapkan buat menjaga kelurganya. Mereka lebih seringkali menyerahkan kasus pendidikan anak kepada orang lain menggunakan alasan kesibukan mereka beraktifitas pada luar rumah, mereka lebih mempercayakan anak-anaknya pada pembantu tempat tinggal tangga yg tingkat pendidikannya rendah sedangkan mereka sendiri berpendidikan tinggi & lebih mementingkan pekerjaannya menurut dalam memperhatikan anak-anak mereka sendiri.

Banyak orang tua yang beralasan bahwa kesibukannya di luar rumah mereka lakukan demi kebaikan dan kesejahteraan keluargnya, mereka melupakan bahwa kebutuhan keluarga khususnya anak-anak tidak hanya dicukupi dengan terpenuhinya segala kebutuhan yang bersifat materi saja, sedangkan kebutuhan dari segi psikis dan rohani jarang sekali mereka perhatikan. Padahal kebutuhan fisik dan psikis seluruh  anggota keluarga harus dipenuhi secara seimbang, karena ketidakseimbangan pemenuhan kebutuhan ini akan mengakibatkan dampak yang kurang baik terhadap keutuhan keluarga tersebut.

Banyak orang tua yg gagal membangun keluarganya lantaran mereka gagal pada mendidik anak-anaknya. Kegagalan ini berawal berdasarkan kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan anak dalam keluarga, banyak orang tua yg berfikir bahwa pendidikan anak-anak mereka cukup mereka pecayakan kepada sekolah-sekolah mengagumkan, mereka menyerahkan sepenuhnya pembentukan karakter anak pada sekolah, padahal secara psikologis hubungan anak dengan sekolah masih lebih dekat interaksi anak dengan orang tuanya. Peran sekolah sesungguhnya hanya menjadi pembantu orang tua dalam menaruh pendidikan kepada anaknya.

Banyak kasus kenakalan anak yang terjadi disekitar kita, dan sehabis diteliti lebih lanjut ternyata penyebab utamanya merupakan karena perseteruan yg terjadi dalam keluarga anak tersebut. Anak-anak dari famili yg broken home, atau anak yg kurang perhatian berdasarkan orang tuanya lantaran mereka sibuk beraktifitas pada luar rumah merupakan penyebab yg paling banyak terjadi berdasarkan masalah kenakalan anak tersebut. Ketidakpuasan anak terhadap famili atau orang tuanya mereka lampiaskan menggunakan melakukan hal-hal negatif di luar rumah menjadi bentuk protes dan cara agar mereka menerima perhatian dari orang tua mereka.

Sebaliknya banyak orang yang sukses membangun keluarga, karena mereka sangat memperhatikan proses pendidikan pada keluarga. Orang tua menyadari benar kiprahnya sebagai guru yg nantinya akan ditiru & jadi panutan bagi anak-anaknya sehingga mereka memberikan model dan tauladan yang baik bagi anak-anaknya. Kasih sayang orang tua yang anak-anak harapkan mereka berikan dengan sepenuh hati dan nir mengandalkan ego mereka menjadi orang tua atau pemimpin pada famili yang mempunyai kekuasaan yg penuh terhadap seluruh anggota keluarga.

Dari dalam famili inilah karakter anak akan terbentuk, karena pengalaman pertama anak pada menerima pengetahuan & berperilaku adalah ketika mereka berada dalam lingkungan keluarga. Jadi jikalau anak berdasarkan dalam keluarganya mempunyai karakter yang baik, maka saat mereka berteman dalam kelompok yang lebih besar pula akan mempunyai dan mempertahankan karakter yg baik & sebaliknya. Jadi peran famili terutama orang tua dalam pendidikan anak mempunyai porsi dan posisi yang paling utama pada proses pendidikan anak, karena karakter yang akan ada berdasarkan seorang anak saat beliau bergaul pada lingkungan yg lebih akbar merupakan karakter yang dibangun waktu beliau berada pada keluarganya.

Generasi yg baik akan lahir menurut keluarga yg baik, dan generasi yang tidak baik juga lahir berdasarkan famili yang buruk. Baik dan jelek ini di akibatkan sang proses pendidikan yg terjadi pada keluarga. Semoga para orang tua yg akan membangun famili yang sakinah, mawadah warohmah menyadari betapa penting pendidikan pada famili terutama buat anak-anak mereka yang akan sebagai generasi penerus mereka sebagai pengganti yang akan menjaga nama baik famili supaya selalu mendapat rahmat & ridho Alloh swt. Amin

agusnananuryana

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *