Yo Ayo Ikutan Lomba Menulis Blog DUMET School, Serius, Informasi Dan Hadiahnya Bukan Hoax!
By: Date: February 8, 2017 Categories: Uncategorized

Banyak alasan mengapa menulis sekarang menjadi passion banyak orang khususnya generasi jaman now. Jika beberapa tahun silam menulis masih identik dengan profesi jurnalis atau mahasiswa skripsi, seiring era digital yang kian berkembang ke pelosok negeri, termasuk keberadaan gadged-gadged mutakhir, siapapun kini bisa menulis, mengelola dan menyebarkan informasi tanpa terikat jarak waktu.

Tahukah anda, sebenarnya banyak manfaat yang kita dapat dari aktifitas menulis, salah satunya berkaitan dengan masalah kesehatan.Penelitian awal tentang manfaat menulis ekspresif telah dilakukan oleh Pennebaker & Beal tahun 1986 di Amerika. Hasilnya menyebutkan bahwa kebiasaan menulis tentang pengalaman hidup yang berharga dapat menurunkan masalah kesehatan. Beberapa penelitian yang lainnya juga menyebutkan bahwa menulis dalam jangka panjang dapat menurunkan stress dan tekanan darah, meningkatkan sistem imun, mempengaruhi mood, merasa lebih bahagia, bekerja dengan lebih baik dan mengurangi tanda-tanda depresi. Sedangkan dalam aspek sosial dan perilaku, menulis dapat meningkatkan memori, nilai rata-rata siswa sekolah, dan kemampuan sosial linguistik. Berdasarkan penelitian-penelitian tersebut, ternyata menulis ternyata bukan sekadar media untuk menuangkan ide dan gagasan, tetapi juga sebagai terapi untuk kesehatan fisik dan mental.

Kembali ke alasan menulis, seiringnya waktu media blog kini menjadi wadah favorit menyalurkan bakat-bakat terpandam di bidang jurnalistik. Tak hanya sekedar membangun relasi inter personal maupun sharing berbagai informasi. Lebih dari itu keberadaan blog nyatanya mampu melahirkan prestasi tersendiri bagi para blogger, salah satunya melalui beragam kompetisi menulis blog yang hampir setiap hari berseliweran dijagad maya.

Hadiah…?!!

Itu sih jangan ditanya. Siapapun ingin karyanya dihargai. Penyelenggara lombapun tidak main-main dalam menyediakan reward-nya. Mulai gadged canggih, uang tunai senilai ratusan hingga jutaan rupiah sampai iming iming traveling dalam dan luar negeri, wuih sedap bener…

Lebih dari sebuah hadiah, dengan mengikuti beragam kompetisi menulis, sebenarnya banyak keuntungan dan hal positif yang kita peroleh.

Buka Wawasan

Dengan mengikuti banyak kompetisi menulis, wawasan yang berkaitan dengan tema lomba juga akan bertambah. Lomba tersebut akan mendorong kita memenuhi pencapaian yang dibutuhkan untuk menang dengan cara menggali informasi sebanyak-banyaknya.

Melatih kedisiplinan

Disiplin tentu menjadi hal yang boleh ditawar jika berniat mengikuti kompetisi menulis. Mulai mentaati aturan yang ditetapkan penyelenggara hingga mengatur jadwal menulis diantara kesibukan kita beraktifitas.

Mengasah passion

Kompetisi menulis merupakan cara yang cukup tepat untuk mengasah passion dalam diri kita. Untuk menunjukkan antusias terhadap sebuah lomba, dapat diukur seberapa besar ambisi kita dalam  memenangkan kompetisinya, terlepas dari menang atau kalah pada akhirnya.

Mengukur kapasitas diri

Dari kompetisi menulis, kita jadi bisa mengukur seberapa jauh kemampuan yang sudah kita capai. Dari situ kita akan bisa menilai berapa banyak kekurangan atau kelebihan yang sudah kita punya.

Bermental kompetitif

Tujuan membangun mental kompetitif adalah untuk mempersiapkan diri menghadapi pesaing yang tidak sedikit. Dengan begitu kita tidak akan berhenti berkarya dan tidak pula kecewa jika belum mencapai target yang diharapkan.

Kesempatan bergabung dengan berbagai institusi/korporasi

Jika berniat menerbitkan buku, maka event menulis menjadi kesempatan emas yang tak boleh disia-siakan. Apalagi jika yang mengadakan penerbit mayor. Dengan mengikuti event yang mereka adakan dapat menambah jaringan dalam bidang kepenulisan, baik dengan sesama penulis, editor, penerbit, komunitas, dan banyak lagi yang lainnya.

Nah, itulah alasan mengapa kita mesti sering-sering ikut lomba menulis. Namun untuk sampai pada pencapaian hingga karya tulis kita layak menjadi the winner, tentunya butuh proses dan pembelajaran yang tidak sebentar. Kuncinya, tak perlu takut bersaing, karena setiap orang memiliki passion masing -masing. Tugas kita hanyalah menampilkan karya terbaik. Urusan menang kalah, itu hanyalah proses waktu. Begitu, yang aku pelajari dari penulis senior maupun penulis blog yang namanya sudah melanglang dikancah perkompetisian menulis. Tipsnya, belajarlah dari kompetisi kecil agar kelak kita mampu menaklukkan kompetisi yang berskala lebih besar.

Lomba Blog DUMET school

Setelah sepanjang jalan kenangan membahas alasan dan mengapa kita harus menulis, maka tiba point yang paling penting, kenapa kita kudu ngikutin lomba menulis blog yang diadakan olehDUMET School , salah satu tempat kursus IT terkemuka di Jakarta. Kalau kelebihan DUMET school rasanya nggak perlu dibahas lagi, karena sudah tersedia berbagai penjelasan selengkap-lengkapnya dimesin pencari youtube ataupun google.

Demi mengedukasi masyarakat seputar perkembangan dunia IT, maka untuk kesekian kalinya, DUMET school menyelenggarakan lomba menulis blog untuk umum. Melalui lomba menulis blog ini tujuannya agar menjadi referensi berharga bagi mereka yang memiliki passion atau ingin berkembang di bidang IT dengan memanfaatkan lembaga kursus DUMET school sebagai rujukan. Menariknya, tema yang diberikan penyelenggara berbeda setiap bulannya.  Hal ini tentunya memacu peserta untuk terus menyelami informasi dari sumber yang valid sehingga pengalaman berlomba pesertapun juga kian terasah.

Walaupun ini adalah kali pertama mengikuti kompetisi yang diadakan oleh DUMET school, tapi sudah puluhan kali kubaca hasil karya para peserta maupun review beberapa pemenang. Dan kesimpulanku, lomba Menulis Blog DUMET School masuk kategori berkualitas dan bukan hoax. Kenapa kubilang bukan hoax? karena faktanya, diluaran sana banyak lomba serupa yang tidak bertanggung jawab dan hanya mencari keuntungan saja. Untuk itu jika kita berniat mengikuti kompetisi apapun itu, apalagi jika sumber infonya hanya melalui media online kita harus mencari tahu apakah lombanya bukan abal-abal dan tidak merugikan kita kedepannya.

(+)Profesional

Penyelenggara benar-benar konsisten dalam mengatur jadwal pelaksanaan lomba. Dimulai dari masa pengiriman lomba hingga saat pengumuman di lakukan secara konsisten.DUMET school merupakan lembaga kursus resmi dan dikelola oleh para professional di bidangnya. Sehingga bisa dipastikan setiap event atau kegiatan promosi termasuk lomba blog yang diadakan oleh lembaga tersebut tak perlu diragukan lagi keabsahannya.

(+)Berbayar

Dengan cara menarik uang pembayaran kerap dimanfaatkan oknum yang hanya ingin mencari kelengahan peserta. Bisa dibayangkan, jika satu orang menyetor Rp.20.000, sementara peserta berkisar 100 orang, sudah Rp.2.000.000 dikantongi pelaku. Itupun, masih diembel-embeli minimal jumlah peserta. Yang lebih nyebelin, terkadang tidak jelas siapa pemenang dan kapan hasil lomba diumumkan.

(+)Email dan web resmi

Jika penyelenggara memakai domain gratisan, kemungkinan lomba itu bukan lomba resmi. Apalagi jika isi website hanya sebiji info lomba tersebut. Maka sebaiknya sebelum memutuskan ikut lomba ini itu, telusuri dulu website penyelenggara termasuk alamat dan no teleponnya.

(+)Fanspage

Selain website resmi, cari tahu juga fanspage yang dikelola penyelenggara agar kita bena-benar yakin lomba tersebut bukan lomba abal-abal. Jika ada fanspage resminya, selain kita bisa mencari informasi seputar tema yang dilombakan, kitapun bisa berbagi pengalaman dengan sesama peserta lain.

Yuk, jadikan menulis sebagai nutrisi jiwa. Karena dengan menulis, otak akan terus terasah hingga usia masuk ke senja. Dengan menulis juga, kita bisa mewariskan sesuatu yang berharga untuk generasi selanjutnya. Lomba menulis blog yang diselenggarakan DUMET school, menjadi kesempatan emas untuk mengasah passion kita dibidang tulis-menulis. Tak sekedar informasi seputar dunia IT yang akan kita peroleh tapi hadiahnya lumayan lho, sebagai kado tahun baru. So, selamat berkompetisi yah teman…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *