Keajaiban Cinta Pada #1000HariPertamaAnanda
By: Date: March 31, 2017 Categories: Uncategorized

Rasa-rasanya baru kemarin aku merasakan beban yang super berat. Perjuangan selama 9 bulan menjaga calon buah hatiku tersayang harus menyerah pada keputusan dokter. Eklamsia menjadi pemicu darahku naik hingga 180 mg/100mg. Sesuatu yang sangat beresiko jika aku melahirkan secara normal. Akupun harus rela  menjalani operasi caesar untuk yang kedua kalinya. Walaupun dalam hati kecilku masih berharap ada keajaiban, agar aku bisa melahirkan secara normal, namun Tuhan berkehendak lain.

Diantara deraan rasa sakit yang kembali mendera sekujur badanku, aku patut bersyukur atas nikmat-Nya yang terkira. Bayiku terlahir dengan selamat tanpa kurang suatu apapun. Terima Tuhan, Engkau telah memberiku kesempatan melihat indahnya mentari. Memberiku kesempatan kedua kalinya memeluk dan menimang  bayi mungilku yang kuberi nama Zidan Aulia Akbar. Engkau yang telah menjadikanku ibu seutuhnya, walaupun jauh dari kata sempurna.Begitu rasa syukur tak henti kupanjatkan atas segala nikmat melahirkan, hingga aku dan bayiku  selamat, setelah melalui perjuangan panjang nan melelahkan.

Semua saran dokter kujalankan sepenuh hati.  Selain ASI eksklusif, tentu saja aku harus menkonsumsi gizi terbaik demi kesehatanku dan untuk nutrisi bayiku. Rutin memeriksakan diri disaat nifas maupun kewajiban memberinya imunisasi lengkap juga tak boleh ketinggalan. Aku yakin semua kulakukan akan menjadikan bayiku tumbuh sehat dan optimal nantinya.

Perjuanganku tentu saja tidak tanggal dari dukungan suami tercinta, yg sudah poly berkorban demi kesembuhanku & kesehatan anak kami. Cinta kasih & ketulusannya memberikanku kekuatan lebih supaya saya tak surut memberikan yg terbaik untuk buah hati kami, terutama pada 1000 hari pertama kehidupannya.

1000 Hari Pertama Kehidupan?

Para ilmuwan dan peneliti telah menyatakan 1000 hari pertama Kehidupan (HPK) atau the first thousand days merupakan suatu periode didalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang di mulai sejak konsepsi, selama kehamilan 9 bulan (270 hari) sampai anak berusia 2 tahun (730 hari) sebagai waktu paling penting dalam kehidupan nutrisi seorang anak. Konsep 1000 hari pertama kali muncul di tahun 2008, ketika sebuah jurnal medis di Inggris membahas tentang nutrisi ibu dan bayi. Laporan ini menyimpulkan kalau nutrisi yang dikonsumsi selama periode ini punya efek yang berlangsung hingga masa dewasa dan kekurangan nutrisi bisa memicu kerusakan yang tidak bisa diperbaiki. Laporan tersebut memicu penelitian berikutnya yang menegaskan pentingnya periode ini.

Menurut Nicole Avena, PhD, penulis buku What to Eat When You’re Pregnant, serta peneliti di the New York Obesity Research Center di Columbia University, penelitian telah menunjukkan kalau pola makan ibu selama hamil dan apa yang bayi makan di satu hingga dua tahun usianya bisa punya dampak jangka panjang tidak hanya pada kesehatan bayi, tapi juga pada kesukaan makanan, perilaku, dan bahkan perkembangan saraf.

Keadaan ini ternyata nir hanya bersifat antar-generasi (dari mak ke anak) namun bersifat trans-generasi (dari nenek ke cucunya). Sehingga diperkirakan dampaknya mempunyai kurun saat 100 tahun, merupakan resiko tadi dari dari perkara yang terjadi lebih kurang 100 tahun yg kemudian, & dampaknya akan berkelanjutan pada 100 tahun berikutnya. Ibarat membentuk sebuah rumah yg kokoh dan indah, maka seharusnya bahan yg dipakai harus berkualitas, bersiklus & terpantau menggunakan baik. Dengan menaikkan kualitas kesehatan bunda hamil dan anak sejak dalam kandungan akan dihasilkan generasi penerus yg lebih produktif sebagai akibatnya bisa memajukan kualitas generasi belia. Sembilan pesan inti 1000 HPK yaitu:

(+) Selama hamil, makan makanan beraneka ragam

(+) Memeriksa kehamilan 4 x selama kehamilan

(+) Minum tablet tambah darah

(+) Inisiasi Menyusui Dini (IMD)

(+) Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan

(+) Timbang BB bayi secara rutin setiap bulan

(+) Berikan imunisasi dasar wajib bagi bayi

(+) Lanjutkan pemberian ASI hingga berusia 2 tahun

(+) Berikan MP ASI secara bertahap pada usia 6 bulan dan tetap memberikan ASI

(+) Sanitasi Lingkungan

Tak cukup sampai disitu, orang tua juga berpengaruh besar di 1000 hari kehidupan anak. Seperti telah disebutkan di atas, perkembangan paling cepat terjadi di 1000 hari pertama kehidupan, yang menjadi perode kritis untuk belajar melihat, berbicara, berjalan, dan berpikir. Lewat pola asuh yang baik, orang tua bisa meningkatkan perkembangan otak anak dan keberhasilannya di masa depan dengan memastikan awal kehidupannya aman dan sehat. Maka sebagai orang tua yang baik, pastikan anda punya pengaruh yang  kuat, positif, dan konsisten yang membantu Anda mengembangkan potensi anak di 1000 pertama kehidupannya.

Ciptakan lingkungan yang kondusif

Membangun lingkungan yang suportif memungkinkan pikiran anak buat berkembang. Otak sangat lentur & sangat gampang ditentukan, ketika anak percaya diri dalam lingkungannya, pembelajaran kognitif & akademik sanggup dengan mudah berkembang.

Ciptakan kesempatan bagi anak untuk belajar

Dalam 1000 hari pertama kehidupan anak, membangun kesempatan belajar jadi hal krusial. Perkembangan fisik membangun jalur di otak & mendukung kognisi. Menciptakan kesempatan ini pada lingkungan yang terencana menciptakan anak mengembangkan pikiran kritis, membuatnya mampu bereksplorasi & memecahkan kasus.

Menyesuaikan lingkungan untuk anak

Orangtua baru perlu memberi kesempatan anak menginvestigasi & mengeksplorasi global di sekitarnya, membuka pikiran pada lingkungan baru, dan membiarkannya menemukan minat baru. Anak pada 1000 hari pertama mengalami haus pengalaman. Akan terasa menyenangkan melihat anak bereksplorasi pada lingkungan belajarnya, pada mana beliau merasa aman & sanggup melakukan rutinitas & menerima pengalaman.

Membangun rasa aman dan relasi

Ikatan orangtua dan anak jadi hal yang penting. Orangtua sebagai pendidik anak di awal belajar perlu menciptakan rasa aman dan mendorong hubungan yang kuat dalam keluarga. Hal ini akan membantu anak dan orangtua membangun kedekatan baru dan mendorong eksplorasi. Kedekatan dan perhatian penting untuk perkembangan anak. Kedekatan membuat anak punya motivasi dan kesempatan untuk bereksplorasi dan belajar. Perhatian dan kedekatan juga penting untuk rasa aman, pengaturan stres, serta adaptasi. Selain itu, akses ke perawatan anak yang berkualitas penting untuk perkembangan otak, kesiapan sekolah, dan menurunkan stres.

Kesimpulannya, pola makan yg baik, membangun situasi yg kondusif, dan berada di lingkungan yg sehat, merupakan faktor penting yang harus diperhatikan pada 1000 hari pertama kehidupan seorang anak. Keajaiban cinta yang ibu berikan baik dimasa kehamilan juga sehabis ananda lahir kedunia inilah kunci awal tumbuh kembang optimalnya yg akan berdampak dalam kecerdasan & kesehatannya pada masa mendatang.

Referensi :

Kenapa 1000 Hari Pertama Anak Sangat Penting?

1000 Hari Pertama Kehidupan buat Generasi yang Lebih Baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *