Hadiah Liburan Istimewa Untuk Si Pelita Jiwa
By: Date: April 7, 2017 Categories: Uncategorized

Satu kali saya mengajak anak-anak ke kolam pemandian tak jauh dari tempat tinggal . Tempat ini memang sebagai pilihan favorit aku menghabiskan akhir pekan menggunakan mereka. Selain faktor jeda, harga tiketnyapun sangat bersahabat. Berada pada jalur utama Malang-Surabaya, sarana rekreasi ini relatif ramai di datangi pengunjung terutama waktu animo liburan sekolah. Jauh menurut keramaian, pengunjung akan disuguhi suasana pedesaan yang masih asri. Semilir angin pegunungan, hamparan persawahan nan hijau, gemericik sungai berair jernih yg mengelilingi pemandian, menciptakan siapapun betah berlama-lama disini. Buat pemancing sejati, di sebelah timur gerbang terdapat kolam pancing yang relatif luas. Tak sporadis di tempat ini pula diadakan festival mancing menggunakan hibah yang relatif lumayan. Masuk kedalam kolam, suasana riuh anak-anak belia yg sedang berlatih renang diselingi peluit & teriakan instruktur, semakin menambah semarak suasana.

Dibandingkan menggunakan kolam pemandian terbaru, wahana wisata murah meriah milik AURI ini memang tidak terlalu luas dan tidak mewah jua. Namun jangan galat, suasananya juga tak kalah menyenangkan lho. Air kolamnya bersumber dari bawah tanah, jadi sangat terasa sejuknya. Pilihan kolamnya pun ada 3, kolam anak, kolam sedang, kolam dewasa. Apabila badan telah menggigil, pada sepanjang bibir kolam beragam jajanan siap menghangatkan perut yang kelaparan. Mie instant, bakso, aneka gorengan & cemilan dan beraneka jenis minuman tersedia tanpa khawatir uang saku bakalan ludes. Sangat jauh tidak sinkron bila kita berlibur ke lokasi wisata dalam umumnya, harga makanan sering tak lumrah sehingga harus puas membawa bekal berdasarkan rumah.

Di pinggir kolam, waktu anak-anak asyik bermain air, tak jarang aku mengamati satu keluarga yang sedang bercengkerama. Ibu, bapak, kakek, nenek. Bapernya liat kemesraan mereka. Bocah kecil terlihat nyaman pada dekapan mbah kungnya. Digendong, diayun, dipeluk waktu si bocah mulai masuk kolam. Rasanya hati ini nelangsa melihat duo krucil kecipak-kecipik sendiri. Walaupun sebenarnya aku telah terbiasa menghabiskan saat bareng mereka, lantaran suami bekerja & saya tinggal jauh dari orang tua. Namun menurut lubuk hati paling dalam aku berharap satu ketika nanti mampu berkumpul beserta, menghabiskan waktu berlibur dengan famili utuh.

Duo krucil kebangganku (dokpri)

Mengingat liburan, ada peristiwa lucu akan tetapi sangat menyebalkan yg nir sanggup aku lupakan hingga kini . Ketika dulu bapak ibu membawa saya & saudara tertua-kakak berlibur ke sebuah taman rekreasi. Namanya bocah-bocah kampung, bahagianya tak terkira menunggu saat-saat istimewa yang telah dijanjikan. Sepanjang perjalanan, tawa canda & nyanyian meriuhkan suasana mobil. Bukan kendaraan beroda empat langsung melainkan angkutan generik. Tiba di terminal, masih dengan tutur kamipun melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Krusak..Krusuk,krusak..Krusuk.. Ibu mulai merasa terdapat yg aneh dengan bawaan kami. Selidik punya selidik. Ya Tuhan, ternyata tas yg berisi baju-baju kami ketinggalan di mobil. Dengan perasaan gundah gulana kamipun kembali ke terminal. Sayangnya, mobil pengangkut kami telah raib. Liburan permanen jalan walaupun hati meriang, he..He..He..

Kembali ke soal liburan. Beberapa pekan ke depan anak-anak akan merayakan pesta kenaikan kelas, lanjut libur panjang lebaran. Bahagia, ceria pastinya menghiasi wajah-wajah polos mereka. Agenda liburanpun didesain termasuk tempat-tempat liburan yg hendak dituju. Namanya liburan, ya pastinya tidak jauh-jauh dari urusan fulus. Apalagi bagi yang berniat pulang kampung. Kebayang kan berapa ongkos yg wajib disiapkan jika wajib membawa anak-anak berlibur. Belum lagi sang-oleh yang wajib dibawah. Ditambah mahalnya transportasi waktu isu terkini lebaran membuat kantong wajib dibuka lebar-lebar.

Kalau saya pribadi tak pernah merencanakan liburan secara khusus.  Apalagi tahun ini si sulung akan mulai memasuki jenjang SD. Cukuplah saya berbahagia karena Mas Daffa berhasil masuk di sekolah terbaik di tempat kami. Kebahagiaan kami semakin lengkap, karena sebentar lagi, tepatnya tanggal 15 April, adek Zidan akan merayakan hari jadinya yang ke- 3 tahun. Dua jagoan itulah anugerah terindah, pelita jiwa kami. Rasa syukur tak henti-henti terucap dibibir melihat mereka senantiasa tumbuh sehat dan selalu ada untuk memberikan keceriaan dalam hidup kami. Sejujurnya di moment-moment spesial ini saya ingin sekali memberikan hadiah istimewa kepada mereka. Bukan barang mewah atau mainan super mahal. Saya hanya ingin membawa mereka berlibur ke wahana waterboom modern, taman safari, mengunjungi berbagai museum atau sekedar berjalan-jalan dibibir pantai, bercengkerama dengan deburan ombak sambil mengagumi kebesaran Tuhan di bawah terik mentari.

Tapi apa mau dikata. Finansial kami memang sedang tidak bersahabat. Sesuatu yg dipaksakan cita rasanya tidak baik buat kesehatan mental. Maunya bersenang-senang , pergi-pulang tabungan kosong gelondongan, nggak banget kan… Selama menikah & memutuskan tidak lagi tinggal serumah dengan orang tua, beban hayati memang harus siap kami tanggung berdua. Susah bahagia, tak lagi menjadi perkara, selama kerelaan hati menjadi komitmen terus dipupuk. Tapi sejak kehadiran 2 orang jagoan, rasa murung tak jarang mengendap acapkali tak mampu menaruh afeksi seutuhnya kepada mereka selayaknya anak-anak yg lain.

Berkeliling kota Malang. Pergi ke pameran buku atau sekedar duduk-duduk santai pada alun-alun kota sambil nyemil cilok atau siomay bandung kesukaanku adalah cara kami merefreshkan pikiran dari kepenatan. Apabila waktu libur suami lumayan panjang kami acapkali mengajak anak-anak bergembira di arena playground di sentra kota Malang yang sebagai destinasi favorit mereka. Layaknya sebuah taman bermain, fasilitas disini relatif lengkap. Berbagai permainan mulai ayunan, jungkat-jungkit, papan seluncur menggunakan berbagai berukuran, papan titian, bahtera karet & masih banyak lagi yang lainnya. Semua menguji adrenalin anak-anak. Sebelum meluncur ke kolam renang, tersedia area pasir putih layaknya di pinggir pantai. Setelah capek bermain dan bergembira, menikmati santap siang bersama pada tengah taman atau menyantap soto ayam kampung pada warung tenda langganan sebagai epilog liburan kami. Sesederhana itu cara kami mencintai anak-anak. Murah meriah, akan tetapi cukuplah membuat mereka tersenyum bahagia.

Menurut berbagai penelitian, berlibur nir sekedar menghabiskan saat saja lho. Aktifitas liburan terbukti mempunyai efek positif dalam diri manusia khususnya anak-anak, antara lain :

Manfaat Liburan berdasarkan Segi Kesehatan

Dengan berlibur ke alam terbuka, anak-anak akan dengan bahagia hati berteriak, berlari, berkejaran. Aktiftas tadi tentu akan sangat menguras energi. Hal ini bisa berdampak positif pada meningkatnya daya/kemampuan jantung dalam memompa darah ke semua tubuh. Berbagai racun yg ada didalam tubuhpun akan keluar, baik melalui keringat, air kemih, dll.

Meningkatkan Kemampuan Otak

Seorang ahli syaraf dunia, Profesor Jaak Pankepp dari Washington State University dalam jurnal ilmiahnya mengatakan bahwa pada saat kita melakukan liburan, fungsi otak akan memicu well-being neurochemicals termasuk opioids, oxytocin dan dopamine. Senyawa tersebut dapat mengurangi stess dan menghangatkan suasana keluarga, meningkatkan rasa rendah hati diantara sesama dan perasaan saling mencintai sesamanya. Masih menurut Jaak Pankepp, liburan keluarga sesering mungkin dapat meningkatkan perkembangan otak dan pendewasaan pada anak kita yang terlibat dalam fungsi kognitif, kecerdasan sosial dan memiliki fokus yang lebih baik.

Membangun Kepercayaan Diri Anak

Dari sisi psikolog, waktu bermain yang melibatkan orang tua dan anak misalnya berenang atau bermain ombak beserta akan bisa meningkatkan kepercayana diri anak sebagai akibatnya akan tergambar perasaan semacam ini: "Kamu mendapatkan seluruh perhatianku, aku bahagia dengan kamu, saya senang berada bersama engkau ."

Menumbuhkan Kreatifitas

Kreatifitas akan berkembang seiring dengan berjalannya saat & pengalaman. Semakin poly liburan & aktivitas yang dicoba sang anak, maka kreativitasnya akan semakin cepat berkembang. Pastikan untuk mengajak anak berlibur dengan aktivitas yg seru & memancing kreatifitasnya. Seperti, outbond, atau mengikuti kegiatan outdoor lainnya. Berlatih bercocok tanam jua bisa sebagai salah satu liburan cara lain buat mengajarkan hal-hal baru bagi sang anak. Semakin banyak pengalaman yg sanggup beliau dapatkan, semakin baik buat pertumbuhannya.

Beruntung, walaupun lumayan mahal, sistem pengajaran di SD sulung membuat hati hening. Masuk sekolah tanpa melalui serangkaian tes calistung seperti sekolah pada umumnya yg membuat para orang tua keteteran kasih les ini itu. Beratnya kurikulumpun disikapi pihak sekolah secara bijak dengan tidak mengharuskan siswanya berlajar formal di pada kelas. Sesering mungkin sekolah mengadakan aktivitas belajar sekaligus berlibur pada alam terbuka. Berkunjung ke pabrik pengolahan susu, outbound sampai olahraga rafting menjadi program membangun mental & karakter supaya anak lebih disiplin, kreatif dan menumbuhkan rasa percaya diri siswa.

Aktifitas outbound di sekolah sulung (dok MIT Ar-Roihan)

Tania kepada mas Daffa atas keberhasilannya memasuki jenjang SD. Dan selamat hari jadi kepada adek Zidan. Kalian adalah kebanggan dan harapan masa depan kami. Mohon maaf jika Ibu dan ayah belum bisa memberikan hadiah liburan istimewa untuk kalian. Semoga melalui lomba blog elevenia bertema voucher liburan ini Tuhan berkenan membuka pintu rejekinya, sehingga kita bisa berlibur bersama ditempat yang kalian inginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *