PEMUDA PEGIAT LITERASI
By: Date: April 14, 2017 Categories: Uncategorized

Pemuda Pegiat Literasi

Oleh: Agus Nana Nuryana, M.M.Pd.*

Dalam sebuah bepergian waktu menyusuri jalanan dengan mengayuh sepeda, tanpa sengaja saya bertemu menggunakan sekelompok anak muda yg sedang nongkrong sembari menjajakan barang dengan asa poly orang yang lewat mau menyambangi lapak mereka. Diiringi menggunakan lantunan lagu-lagu kebangsaan yg ngebit & memompa semangat, mereka tidak henti-hentinya menyapa orang yang lewat buat singgah dan bersantai ria pada tempat yang telah disediakan.

Tongkrongan anak-anak muda ini tak seperti biasanya, mereka rupanya asyik menjajakan buku-buku yang siap di baca secara gratis oleh para pengunjung yang berkenan mampir. Kegiatan yang dimulai dari pukul 07.00 berakhir pukul 12.00 setiap hari minggu mengambil tempat di pinggir jalan depan kantor kecamatan. Kegiatan ini diberi nama “Lapak Maca Literasik” dengan jargon “Ahad Membaca, Sukaresik Nggak Baca Ngga Asik

Lihat juga: Liburan Berburu Ilmu

Aktifitas yang dimotori sang anak-anak belia berdasarkan banyak sekali komunitas literasi yang berada pada kecamatan Sukaresik kabupaten Tasikmalaya di bawah koordinasi kang Dedi & kang Andri yg sekaligus menjadi pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Sukaresik ini baru pertama kali menggelar kegiatan tadi dan akan berupaya istiqomah buat melaksanakannya. Di Kecamatan Sukaresik sendiri terdapat beberapa komunitas literasi yg aktif melakukan kegiatan di warga tetapi masih berkecimpung sendiri-sendiri, melalui aktivitas ini mereka manunggal buat menaikkan geliat literasi.

Pemuda Pegiat Literasi

Kegiatan ini bekerja sama menggunakan perpustakaan Kecamatan buat mendapatkan kitab bahan bacaan yg digunakan. Mereka sangat berharap kegiatan ini bisa menaikkan geliat dan melek literasi dikalangan warga yang ketika di sedang gencar diserang oleh bahan-bahan bacaan & keterangan yang bersumber berdasarkan internet & sudah merambah ke banyak sekali kalangan termasuk generasi muda yg mungkin belum sanggup menangkal impak negatif dari pesatnya keterangan yang tanpa batas ruang & ketika.

Lihat juga: Pejuang Kehidupan

Rencana ke depan sudah mereka rancang supaya kegiatan ini semakin meriah dan menarik perhatian rakyat, seperti melaksanakan aktivitas bedah buku, serta mengundang para pejabat pemerintah sebagai upaya dukungan terhadap kegiatan tadi menjadi bentuk tanggung jawab mereka pada upaya mencerdaskan warganya. Mereka beranggapan bahwa upaya peningkatan kualitas masyarakat masyarakat wajib dilakukan sang banyak sekali kalangan supaya terjalin sinergi yang positif dan saling menguatkan.

Senang sekali cita rasanya bertemu dengan para pemuda penerus bangsa pegiat literasi. Dengan semangat membara, anak-anak muda ini berupaya mengajak masyarakat untuk melek literasi. Walau hanya beralaskan plastik bekas dan nongkrong dipinggir jalan, dengan gigih & tanpa pamrih terus mencuri perhatian para pengguna jalan buat menyambangi lapak yang mereka sediakan.

Di zaman yg serba tantangan misalnya kini ini, tidak banyak orang yang mau berkorban buat menaruh kesadaran pada rakyat supaya berbuat hal yang positif menggunakan menunggu proses yg begitu lama tanpa imbalan materi atau keuntungan, kebanyakan berdasarkan mereka akan mengabaikannya. Orang-orang seperti ini sangat krusial keberadaannya pada lingkungan masyarakat yg serba pragmatis, agar kehidupan bersosial permanen selalu ada, sebagai karakteristik dari insan yg berperadaban tinggi.

Lihat juga: Kesalehan Finansial vs Kesalehan Sosial

Pemuda harapan bangsa sebagai tumpuan kemajuan negara di masa yang akan tiba, badan kekar & tegap mereka sangat diharapkan pada tambah dengan pemikiran yang cerdas menggunakan semangat membara sebagai kekuatan buat membangun bangsa ini agar permanen tegak berdiri menangkal aneka macam ancaman yg merongrong & berusaha buat menghancurkan menurut berbagai sisi. Pemuda menjadi benteng yg kokoh buat menghalangi berbagai gangguan yg bisa menghambat keutuhan NKRI menggunakan melakukan kegiatan-aktivitas kreatif & positif. (Semoga).

*Penulis juga aktif sebagai pegiat Literasi Madrasah dan saat ini mengelola sebuah komunitas yang bernama KALIMAH (Komunitas Aktivis Literasi Madrasah). Website KALIMAH bisa dikunjungi melaluihttp://www.gokalimah.com

*Selain itu penulis juga tercatat sebagai anggota PERGUMAPI (Perkumpulan Guru Madrasah Penulis). Website PERGUMAPI bisa dikunjungi melaluihttp://www.pergumapi.or.id

*Penulis jua aktif pada komunitas Gumeulis (Pengajar Menulis) Tasikmalaya

agusnananuryana

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *