Mau Liburan Berkesan Tanpa Menguras Tabungan? Begini tips #CerdasDenganUangmu Dari MoneySmart.Id
By: Date: April 26, 2017 Categories: Uncategorized

Source:today.Line.Me

Menarik, ketika saya mencermati sebuah polling dari kesebuah website  PTN ternama. Di buka dengan argumen yang sangat normatif, dimana banyak mahasiswa tingkat akhir yang merasa takut dan cemas dengan pertanyaan ‘’kapan lulus?’’. Disambung dengan pertanyaan yang lebih berat lagi, yakni ‘’apa yang akan kamu lakukan setelah lulus?’’

Source:careernews.Id

Berdasarkan hasil Polling tersebut diatas, hanya 3,9% responden yang belum tahu rencana setelah lulus kuliah. Sementara  74,1% responden memilih bekerja setelah lulus. 10,5% memilih berwirausaha dan 9,9% memilih melanjutkan pendidikan. Sisanya, sebesar 1,6% memilih lain-lain.

Serasa dibawah kelorong waktu. Sayapun turut merasakan beratnya beban studi yang harus selesai dalam kurun masa yang terbatas. Namun faktanya, mahalnya lembaran  ijazah yang kita dapat selepas berpeluh keringat kerap tak sebanding dengan mimpi semasa memakai jas almamater. Belum lagi tuntutan yang beharap sang sarjana sesegera mungkin acti o n di dunia kerja. Sebuah harapan yang realistis namun tak jarang membuat hati meringis.

***

Perguruan Tinggi sebagai salah satu elemen dalam Sistem Pendidikan Nasional, mempunyai tanggungjawab dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan visi Indonesia 2030 untuk menciptakan masyarakat yang maju, sejahtera, mandiri dan berdaya saing tinggi.  Perguruan Tinggi juga dituntut untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas serta mampu menghasilkan hasil-hasil penelitian yang bermutu untuk memecahkan berbagai masalah kemanusiaan dan kebangsaan, sebagaimana yang tercantum di dalam tri darma perguruan tinggi, yaitu darma pendidikan dan pengajaran, darma penelitian dan darma pengabdian masyarakat. Ketiga darma ini menjadi penting, sebab pendidikan tinggi memang memanggul tugas untuk melakukan pendidikan dan pembelajaran, melakukan penelitian dan juga melaksanakan pengabdian masyarakat.

Agar pendidikan dan pengajaran bisa berjalan menggunakan sebaik-baiknya, maka program studi yang tersedia seyogyanya wajib sinkron dengan minat warga , selaras menggunakan tuntutan jaman, calon mahasiswanya haruslah baik, tenaga pengajarnya berbobot, proses pendidikannya wajib dapat berjalan dengan baik, dan wahana dan prasarananya harus memadai. Dalam konteks kekinian, maka perguruan tinggi harus merespon tantangan yang terdapat & menerapkan kerangka berpikir baru sinkron kebutuhan warga .

Disisi lain, Industri 4.0 sebagai fase revolusi teknologi mengubah cara beraktifitas insan dalam skala, ruang lingkup, kompleksitas, & transformasi berdasarkan pengalaman hidup sebelumnya. Perkembangan dari revolusi industri 4.0 ini, paling dirasakan sang generasi yg akrab diklaim sebagai generasi millenial. Yakni, mereka yg lahir dalam tahun 80-an sampai 2000-an. Mereka merupakan generasi yg interaktif, sangat kritis, & tidak percaya warta berdasarkan satu arah. Lebih menurut itu, mereka jua generasi yg tidak mampu dipisahkan dari gadget & lebih responsif terhadap teknologi informasi. Di masa mendatang mereka harus memiliki etos kerja, perilaku terbuka, serta mampu bekerja sama buat menyelesaikan aneka macam dilema yang semakin kompleks & berubah dengan cepat.

Dari sini pemetaan tantangan dan peluang industri 4.0 penting untuk mencegah berbagai dampak dalam kehidupan masyarakat, salah satunya adalah permasalahan pengangguran. Yang menjadi faktor utama adalah gap antara teori yang didapat di bangku kuliah dan praktek yang ada di perusahaan yang terkadang membuat proses adaptasi tidak berjalan mudah. Bank Dunia (2017) melansir bahwa pasar kerja membutuhkan multi-skills lulusan yang ditempa oleh satuan dan sistem pendidikan, baik pendidikan menengah maupun pendidikan tinggi. Hal tersebut sebenarnya bisa disiasati dengan cara tertentu, salah satunya magang.

Bahkan negara  juga menunjukkan keseriusan yang serupa terkait program magang. Hal ini dapat dilihat dari regulasi mengenai magang yang telah distandardisasi, melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Per.22/Men/IX/2009 tentang Penyelenggaraan Pemagangan Dalam Negeri.

Lalu, sebenarnya apa saja sih laba yg bisa didapat melalui magang? Berikut 5 keuntungan yg sanggup didapatkan menurut mengikuti acara magang

Mengenal Seluk Beluk Dunia Pekerjaan

Ada segudang pengalaman yang hanya bisa kamu dapatkan apabila mengikuti program magang. Contohnya, kamu bisa merasakan atmosfer profesionalisme yang tinggi di lingkungan kerja secara nyata. Selain itu, kamu akan terbiasa menemui masalah dan membuat problem solving-nya. Hal tersebut merupakan modal yang berharga bagi para calon fresh graduate, karena telah memahami rutinitas di lingkungan kerja yang sesungguhnya. Sehingga, diharapkan bekal pengalaman tersebut bisa membuat proses adaptasi semakin cepat.

Belajar Membangun Relasi

Ketika magang tentunya kamu akan sering berinteraksi langsung dengan orang-orang yang sudah berpengalaman. Seperti dikutip CNN Indonesia, magang akan membuka kesempatan untuk belajar membangun relasi dengan rekan kerja atau bahkan atasan, yang tentunya bisa membimbing kamu dalam memaksimalkan kompetensi yang kamu miliki. Kesempatan tesebut sangat baik untuk menambah pengetahuan dan network, yang tentunya akan sangat berguna ketika kamu telah lulus kuliah.

Mengaplikasikan Ilmu Yang Telah Didapat

Ilmu yang didapat di bangku perkuliahan hampir sebagian besar merupakan ilmu teoritis. Dengan mengikuti program magang, kamu bisa mengaplikasikan ilmu yang telah kamu dapat di dalam kelas, sekaligus mengukur kemampuanmu terhadap bidang yang kamu kuasai dan tidak kuasai. Dengan begitu, kamu bisa melakukan evaluasi untuk lebih mempersiapkan diri ketika benar-benar akan terjun ke dunia kerja.

Setelah Lulus, Bisa Diangkat Menjadi Karyawan Tetap

apabila mampu meninggalkan impresi yang baik, bukan tidak mungkin perusahaan akan menawarkanmu posisi sebagai pegawai permanen selesainya selesai menjalani program magang. Seperti dilansir news.Okezone, hal seperti ini masuk akal terjadi mengingat perusahaan akan diuntungkan jika merekrut pegawai yang sudah memahami kultur bekerja di perusahaannya.

Nilai Tambah di Mata Perusahaan

Walaupun dengan status fresh graduate,pengalaman magang tentunya akan menjadi pertimbangan bagi perusahaan dalam menyeleksi kandidatnya. Dikutip dari qerja.com, sebagian besar perusahaan ingin pegawai barunya bisa cepat beradaptasi dan mengikuti ritme kerja di perusahaan tersebut. Dengan begitu, memiliki pengalaman magang akan sangat membantumu dalam proses rekrutmen kerja.

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadi salah satu perguruan Tinggi yang siap mengayunkan langkahnya menghadapi era industri 4.0. UMP ketika ini telah sebagai perguruan tinggi swasta terbesar pada Jawa Tengah bagian barat, yg tengah memersiapkan diri meraih akreditasi A buat kategori institusi UMP. Di Jateng, UMP menempati peringkat ke-2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) terbaik. Sedangkan di taraf nasional, UMP menduduki peringkat ke-6. Banyak kelebihan yang menyebabkan UMP menjadi Perguruan Tinggi Swasta terpandang. Antara lain, lantaran kualitas tenaga guru UMP hampir seluruhnya berkualifikasi S2 & S3, perpustakaan universitas yg lengkap & terkreditasi A, jaringan internet 24 jam, sentra bahasa berstandar internasional, dan laboratorium sentra yang terkini.

Di UMP Ada poly program studi yang mampu dipilih calon mahasiswa sinkron minat & talenta. Antara lain banyak sekali acara studi yang bernaung pada bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Ekonomi & Bisnis, Teknik & Sains, serta Pertanian. Lainnya merupakan Fakultas Psikologi, Farmasi, Sastra, Hukum, Ilmu Kesehatan, Kedokteran,Fakultas Agama Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana, serta Program Profesi Apoteker, Ners, Dokter, & Kebidanan. ‘Untuk Program Pascasarjana, UMP telah membuka acara S2 untuk Prodi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Magister Manajemen, Pendidikan IPS, dan Pendidikan Dasar.

Demi mempertinggi kualitas energi pendidik dan mahasiswanya. UMP secara aktif mengembangkan kerja sama Internasional dengan berbagai perguruan tinggi ternama global pada bidang riset dan peningkatan kualitas asal daya insan (SDM). Sampai hari ini UMP telah mendapat mahasiswa internasional, ikut serta pada lembaga internasional, & menyelenggarakan seminar internasional dengan mendatangkan dosen tamu internasional.

Saat ini UMP telah memiliki 59 laboratorium dengan teknologi modern, 38 keunggulan prodi, juga enam riset unggulan penelitian unggulan sebagai bentuk dedikasi atas pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. UMP juga terdapat cukup banyak program beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi. Antara lain, beasiswa PPA Dikti Kopertis VI, Bidikmisi, PPA & BBM UMP, program beasiswa bagi hafiz Alquran, beasiswa berprestasi, beasiswa kader Muhammadiyah, beasiswa fakir miskin, dan beasiswa yatim.

Sebagai agen perubahan, UMP juga membekali para generasi milenial yang menjadi mahasiswanya dalam hal  Softskills dan spiritual. Berbagai kegiatan yang diberikan, antara lain program Training BEST, Traning SMART (Softskills Management and Resolution Training) dan SUCCES (Spiritual Up and Career Competencies Empowering by Softskills), yang diberikan menjelang wisuda. Program ini dilaksanakan untuk membentuk karakter dan memberi pemahaman pada mereka, bahwa pada masing-masing individu sebenarnya terdapat berbagai kompetensi yang bisa dikembangkan. Untuk materi spiritual, mahasiswa juga diberikan pembinaan Al Islam dan Kemuhammadiyahan melalui metode mentoring atau pendampingan berisi materi keislaman dan kemuhammadiyahan. Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak mudah tercerabut dari landasan agamanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *