Kesalehan Finansial vs Kesalehan Sosial
By: Date: May 4, 2017 Categories: Uncategorized

Kesalehan Finansial vs Kesalehan Sosial

Ketika hendak beranjak, waktu kaki sudah kelelahan buat mengayuh, tanpa sengaja diperjalanan kulihat sebuah bengkel speda yang ada di pinggir jalan.

Hatiku eksklusif tergerak buat menghampiri lantaran kutahu tungganganku sedikit bermasalah walaupun sebenarnya dia sporadis dipakai.

Kucoba menyapa si empunya & sambutan ramah pun saya terima dari seseorang bapak yg sudah berumur dan berkaca mata.

Lalu kusampaikan kepadanya bahwa rem spedaku bermasalah & minta tolong ‘abah’ begitu beliau di sapa oleh tetangganya untuk membetulkan.

Dengan gesit dan cekatan ‘Abah Yusuf’ namanya mengusut spedaku, dan beliau bilang ini mah hanya perlu distel sedikit lantaran komponennya masih rupawan, sambil dia membenarkan ada posisi yg keliru pada memasang komponen itu.

Tak berapa lama selesailah pemugaran itu & tampaknya tungganganku sudah prima. Dan si Abah bilang ‘sok cobaan’ sambil lanjutkan olahraganya, lantaran dari si Abah oleh raga itu sangatlah penting.

Setelah kucoba memang spedaku pulang rupawan, & kemudian kutanya si Abah. Bah ini jadi berapa? Namun aku kaget menggunakan jawaban orang tua ramah itu. ‘Lah Entis we, pirage sakitu’ (gak usah bayar, lantaran hanya membetulkan sedikit).

Begitu kagum saya akan kesalehan si Abah ini, pada saya tidak kenal dengan beliau, akan tetapi Abah ini ga perlu banyak perhitungan menolong orang walau baru saja di kenal.

Dan aku pun pribadi terinspirasi menggunakan si Abah ini, jika dia begitu mudah berbuat baik kenapa saya tidak. Lalu aku bilang ke Abah, bah speda ini telah usang ga dipakai lantaran aku takut jika remnya tidak berpungsi dan saya tidak sanggup membetulkannya, saya hanya menghargai ilmu yang Abah miliki sambil saya berikan uang yg tak seberapa dan Abah Yusuf pun akhirnya mengerti, walaupun dalam awalnya dia menolak.

Abah Yusuf yg jika ditinjau dari segi fisik nir terlalu banyak kelebihan saja masih bisa berbuat baik dalam sesama, apakah kita nir memalukan yg telah berkecukupan bahkan kelebihan tidak peduli pada orang lain?

Ayo kita belajar seperti Abah Yusuf, mudah2an dia panjang umur dan diberikan kesehatan dan bengkelnya tambah rame.

#Hikmahbuaholahraga

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang berdiri

agusnananuryana

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *