PPDB DARING DITENGAH PANDEMI COVID-19, EFEKTIFKAH?
By: Date: May 5, 2017 Categories: Uncategorized

PPDB Daring Ditengah Pandemi Covid-19, Efektifkah?

Oleh: Agus Nana Nuryana, M.M.Pd.*

Pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi memberikan dampak luar biasa terhadap tatanan kehidupan masyarakat, tak terkecuali dunia pendidikan yang harus mengubah strategi pembelajaran ditengah kebijakan pemerintah yang menerapkan social dan physical distancing. Segala bentuk kegiatan harus dilakukan secara daring, tidak hanya kegiatan pembelajaran, namun semua administrasi sekolah/madrasah mengalami hal serupa.

Bulan Mei & Juni merupakan akhir berdasarkan aktivitas pembelajaran, dimana kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mulai dilaksanakan, umumnya menjelang PPDB serangkaian kegiatan dilakukan misalnya promosi dengan membuatkan brosur ke rakyat, atau panitia mendatangi sekolah/madrasah buat melakukan promosi secara pribadi. Namun dalam kegiatan PPDB kali ini, hal tersebut nir sanggup dilakukan sehingga perlu strategi baru buat melakukannya.

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi pilihan tepat dalam kondisi seperti ini, teknologi internet memungkinkan untuk melakukan promosi dan  PPDB secara daring. Orang tua dan calon peserta didik baru bisa mengetahui informasi sekolah/madrasah yang ingin di pilihnya melalui website atau media sosial dan jika merasa cocok tinggal melakukan pendaftaran dari rumah masing-masing.

Bagi sebagian lembaga pendidikan hal seperti itu mungkin mudah untuk dilakukan, menyiapkan berbagai materi secara daring bisa dilakukan karena berbagai perangkat pendukung telah tersedia dan didukung sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.  Sekolah/madrasah yang berada di daerah perkotaan biasanya tidak mengalami kesulitan untuk melakukannya, karena semua komponen sudah siap.

Tetapi beda halnya menggunakan sekolah/madrasah yg berada pada pedesaan atau wilayah terpencil, tidak semudah itu mereka dapat mengubah pola dalam ketika singkat tanpa melakukan persiapan, lantaran kebanyakan mereka belum terbiasa. Hal ini nir hanya menimpa satuan pendidikan & pengelolanya tetapi jua kesiapan orang tua & murid yg wajib menyesuaikan.

Kekuatan finansial di masa darurat misalnya ini pun sebagai hambatan tersendiri, kebutuhan pokok yg umumnya lancar terpenuhi, kini agak tersendat seiring pandemi covid-19 yg belum berakhir. Pendidikan nir menjadi prioritas untuk sebagian kalangan, kesulitan ekonomi mengaburkan pikiran mereka buat fokus dalam upaya pemenuhan kebutuhan yang wajib dipenuhi saat itu jua.

Dalam pelaksanaannya forum pendidikan melakukan dua cara secara bersaamaan yaitu kenaikan pangkat & PPDB daring, juga secara manual buat melayani masyarakat yg majemuk walaupun dihantui rasa kekhawatiran yang luar biasa. Protokol kesehatan harus selalu dilakukan menjadi bentuk kewaspadaan pada memutus rantai penyebaran wabah covid-19 ini.

Kejadian di lapangan terkait aplikasi PPDB secara daring mendapat tanggapan yang beragam baik berdasarkan lembaga pendidikan juga masyarakat, terdapat yg merasa terbantu tetapi juga terdapat yang merasa kesulitan. Hal ini berpengaruh terhadap perkembangan lembaga pendidikan, ada yang semakin tinggi jumlah peminatnya tetapi terdapat yg justru berkurang, persaingan yg sangat ketat akan memberikan pengaruh positif jua negatif dan pemenangnya adalah yg bisa menyesuaikan diri menggunakan situasi yg terjadi.

Perlu disadari sang seluruh pihak bahwa kejadian ini telah membuka mata kita semua buat menyikapi perubahan dan tuntutan secara global, semua tidak sanggup menolak dampak yang terjadi & dipaksa buat sanggup mengikutinya. Dalam menjalankan organisasi kita wajib sanggup menganalisa perubahan yg akan terjadi & selayaknya mempersipkan diri dalam menghadapinya dengan cara menaikkan kualitas & kompetensi yang diperlukan.

Solusi pemecahan perkara akan menjadi tak bermakna disaat kita nir mampu memenuhi tuntutan yang diminta, oleh karenanya sangat diharapkan literasi digital sang seluruh pihak buat mengantisipasinya. Pengelola lembaga pendidikan, orang tua dan pemerintah wajib wajib bersiap diri buat mengantisipasi perubahan yg cepat ini, karena nir menutup kemungkinan cara kerja misalnya ini akan tetap berlanjut walau situasi telah berubah.

?Kebaikan yg nir terorganisir akan kalah oleh kejahatan yang terorganisir? (Ali Bin Abi Thalib). Pepatah ini mungkin tepat buat kita fahami, ketika kita memiliki hasrat baik tidak cukup dilakukan begitu saja, tetapi harus dipersiapkan menggunakan matang.

Kondisi ketika ini sudah membarui tatanan kehidupan secara menyeluruh, perlu kesiapan berdasarkan kita semua untuk menghadapi situasi yg datang-tiba datang menghentak, Praktis-mudahan wabah ini cepat berlalu dan kehidupan normal bisa kita rasakan seperti sedia kala. Amin.

Tulisan ini pertama di muat di Kabar Priangan online dan cetak edisi Selasa, 9 Juni 2020 dan dapat di akses melalui link:https://kabar-priangan.com/ppdb-daring-di-tengah-pandemi-covid-19/

*Pengajar di MTs Cijangkar Ciawi Tasikmalaya

*Penulis juga aktif sebagai pegiat Literasi Madrasah dan saat ini mengelola sebuah komunitas yang bernama KALIMAH (Komunitas Aktivis Literasi Madrasah). Website KALIMAH bisa dikunjungi melaluihttps://kalimahtasikmalaya.blogspot.com/

*Selain itu penulis juga tercatat sebagai anggota PERGUMAPI (Perkumpulan Guru Madrasah Penulis). Website PERGUMAPI bisa dikunjungi melaluihttp://www.pergumapi.or.id

*Penulis jua aktif di komunitas Gumeulis (Guru Menulis) Tasikmalaya

agusnananuryana

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *