SINERGI MASYARAKAT TNI-POLRI, MENGAWAL IDEOLOGI NKRI TETAP UTUH
By: Date: May 13, 2017 Categories: Uncategorized

Hasil gambar untuk gambar RAKYAT TNI POLRI BERSATU

Sudah semenjak usang Indonesia sebagai incaran banyak negara atau bangsa lain, karena potensinya yang besar dipandang dari daerahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar, tetapi jua dari pada. Terbukti, selesainya perjuangan bangsa tercapai menggunakan terbentuknya NKRI, ancaman & gangguan dari pada juga timbul, dari yang bersifat kegiatan fisik hingga yang idiologis. Meski demikian, bangsa Indonesia memegang satu komitmen bersama buat tegaknya negara kesatuan Indonesia. Dorongan pencerahan bangsa yang ditentukan kondisi & letak geografis menggunakan dihadapkan dalam lingkungan global yang serba berubah akan menaruh motivasi pada membangun suasana tenang.

Dalam menghadapi berbagai ancaman yang datang silih berganti, pertahanan negara menempatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai komponen utama yang diperkuat oleh POLRI, komponen cadangan maupun komponen pendukung. Orientasi tersebut sejalan dengan pemikiran Panglima Besar Jenderal Sudirman : “Bahwa Negara Indonesia tidak tjukup dipertahankan oleh tentara sadja, maka perlu sekali mengadakan kerdja sama jang seerat-eratnya dengan golongan serta badan-badan di luar tentara.” (Panglima Besar Sudirman pada konferensi Tentara Keamanan Rakyat di Markas TKR Yogyakarta, 12November 1945)

Ketahanan Nasional merupakan sebuah amanat yg wajib diperjuangkan bersama-sama sang setiap komponen bangsa, sesuai menggunakan kemampuan & kapasitas masing-masing. Ketahanan nasional merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya masalah ketentaraan/militer saja, dengan kata lain tidak hanya menjadi tanggungjawab TNI saja, melainkan terkait jua menggunakan semua dilema yang berhubungan dengan tegaknya suatu bangsa & negara.Tujuan nasional tadi sebagai kepentingan nasional yg wajib diperjuangkan seluruh komponen anak bangsa. Dimulai dari pembentukan bukti diri melalui Sumpah Pemuda 1928 menjadi satu identitas yg sama, Bangsa Indonesia. Selanjutnya dipertegas melalui Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menjadi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pasca kemerdekaan, tujuan nasional tersebut diisi menggunakan pembangunan untuk mencapai warga adil & makmur.

Konsensus hidup bersama menjadi bangsa & negara telah final, empat pilar tersebut nir untuk ditawar-tawar lagi. Bagaimana mengisi kemerdekaan dengan menaikkan kesejahteraan & keamanan negara sehingga tumbuh menjadi negara yang berdaulat, itulah tugas dari semua komponen bangsa melalui kiprah & fungsi masing-masing. Ketahanan nasional yang berasaskan dalam kesejahteraan & keamanan, menjadi tolok ukur menurut taraf kepatuhan terhadap proses konsensus hayati bersama tersebut. Semakin solid interaksi rajutan interaksi persaudaraan Tentara Nasional Indonesia – Polisi Republik Indonesia & warga , maka semakin kuat pengaruh persatuan tersebut terhadap pembangunan.

Harmonisasi hubungan antara Tentara Nasional Indonesia-Polri rakyat adalah inti kekuatan negara yg berdaulat. Harmonisasi yang bisa menata Kerukunan, toleransi, kebersamaan, kedamaian, persatuan & kesatuan sekaligus menjaga peradaban antara interaksi warga dengan negaranya. Di mana hukum sebagai hasil kesepakatan beserta menjadi panglima. Menggunakan konsep semesta menggunakan menyatukan semua kekuatan yang ada dalam rakyat dan alam sekitarnya. Harmonisasi tersebut terbentuk lantaran mendapat agama dan dukungan berdasarkan warga secara penuh. Untuk itulah rajutan hubungan antaran Tentara Nasional Indonesia – Polri & warga wajib tetap terjalin, menyatu menjadi satu simpul kekuatan nasional.

Tentara Nasional Indonesia dan Polisi Republik Indonesia memang asal dari rakyat dan akan balik ke warga . ?Bahwa kemerdekaan satu negara, yang didirikan diatas timbunan runtuhan ribuan jiwa-harta-benda dari rakyat dan bangsanya, nir akan bisa dilenyapkan sang insan siapapun pula?. Kalimat Jenderal Soedirman ini bisa kita maknai bahwa kemerdekaan akan permanen kita pertahankan & tidak akan dapat dilenyapkan oleh siapapun bila simpul persaudaraan rakyat menggunakan TNI – Polisi Republik Indonesia terjalin bertenaga. Baktimu TNI-ku menjaga pertahanan negara & abdimu Polri-ku dalam mengamankannya, menciptakan mak pertiwi selalu tersenyum dalam menaruh kehangatannya dalam seluruh rakyat Indonesia. Damailah bangsaku, majulah Indonesiaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *