Tamasya Perekat Silaturahmi
By: Date: July 15, 2017 Categories: Uncategorized

Tamasya Perekat Silaturahmi

Oleh: Agus Nana Nuryana, M.M.Pd.*

Bulan Desember adalah bulan yg identik dengan liburan, beberapa momen seperti libur sekolah, hari raya keliru satu agama & tahun baru Masehi yang waktunya berdekatan menciptakan 1/2 berdasarkan bulan ini dimanfaatkan oleh kebanyakan orang buat berlibur. Beberapa tempat wisata dipenuhi orang-orang yg ingin menghabiskan waktunya beserta menggunakan keluarga, teman, rekan kerja dan lain sebagainya.

Saat ini budaya liburan sepertinya telah membudaya dikalangan warga kita terutama kalangan menengah ke atas. Berlibur menjadi aktifitas yg harus dilakukan sebagai akibatnya mereka pun mempersiapkan segala macamnya menggunakan matang agar mereka benar -betul sanggup menikmti liburannya dengan memuaskan.

Baca Juga : Curug Dengdeng Niagara Tasikmalaya

Belakangan bermuculan jua beberapa even organizer (EO) yg menyediakan jasa layanan buat membantu warga dalam melaksanakan aktifitas liburannya. Hal ini menjadi lahan usaha yg menggiurkan bagi para pengusaha dibidang pariwisata. Mudahnya mengakses keterangan dengan menggunakan internet sebagai galat satu pendukung tumbuhnya budaya liburan pada masyarakat.

Inti berdasarkan liburan ini sebenarnya adalah mencari kesenangan sebagai upaya melepaskan penat setelah melakasanakan aktifitas rutin yg sangat padat. Kebersamaan bersama keluarga besar , saudara yg selama ini sporadis terjadi melebur sebagai satu lantaran momen tersebut. Kegiatan yang lakukan bersama bisa merekatkan hubungan batin & rasa persaudaran diantara anggota famili.

Menjalin kebersamaan kebersamaan diantara anggota famili sangat penting dilakukan, karena mereka semua adalah orang-orang yg paling dekat dengan kita dan satu sama lain memiliki tanggunggjawab atas yg lainnya sehingga jalinan kasih antar anggotanya harus terus berlangsung.

Ditengah gempuran kemajuan teknologi yg serba cepat, tidak mudah membentuk keutuhan keluraga. Penggaruh yg besar dari teknologi tanpa terdapat batas ruang dan ketika mengakibatkan orang-orang yg sebenarnya secara fisik dekat namun terasa sangat jauh keberadaanya, sedangkan orang yg jauh sangat dekat. Terkadang orang tua mengabaikan pertanyaan atau permintaaan anaknya yg tidak seberapa dikarenakan melayani chating yang kurang penting menggunakan orang lain dan itu jua sanggup terjadi sebaliknya, hal ini mengakibatkan hubungan famili yang melekat pda mereka sebagai renggang dan seolah sebagai asing padahal interaksi mereka sedarah.

Baca Juga: Batu Mahpar Lava Keras Galunggung

Melakukan kegiatan dalam bentuk liburan bersama menjadi keliru satu upaya untuk menciptakan interaksi yg ringkih antar sesama anggota keluarga sebagai lebih bertenaga, canda tawa, makan bersama dan kegiatan lainnya ketika berlibur akan menciptakan kehangatan sebagai akibatnya hubungan antar famili terasa serasi & saling membutuhkan.

Berlibur tidak mesti mengeluarkan biaya yang besar, namun yang paling penting adalah kualitas kebersamaan atau quality time yang betul-betul terasa. Banyak hal bisa dilakukan seperti beribadah bersama, belajar bersama, olahraga bersama, makan bersama dan momen-momen kebersamaan yang menyenangkan antar anggota keluarga yang semuanya bisa disiasati dengan mudah yang penting menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.

*Penulis juga aktif sebagai pegiat Literasi Madrasah dan saat ini mengelola sebuah komunitas yang bernama KALIMAH (Komunitas Aktivis Literasi Madrasah). Website KALIMAH bisa dikunjungi melaluihttp://www.gokalimah.com

*Penulis juga tercatat sebagai anggota PERGUMAPI (Perkumpulan Guru Madrasah Penulis). Website PERGUMAPI bisa dikunjungi melaluihttp://www.pergumapi.or.id

agusnananuryana

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *