[RUMAH KAIL] Merdeka dari Uang di Rumah KAIL
By: Date: September 23, 2017 Categories: Uncategorized

Oleh: Melly AmaliaKoordinator Rumah KAIL

Sejak berdiri sampai sekarang, KAIL banyak berinteraksi dengan para aktivis. Banyak menurut para aktivis ini mempunyai banyak sekali tujuan hayati yg mulia, yaitu menciptakan perubahan dunia ke arah yang lebih baik pada banyak sekali bidang. Masalahnya, kerja-kerja yang mereka lakukan tak jarang tidak membuat banyak uang. Jangankan banyak, batas relatif pun sering tidak terpenuhi. Kerja-kerja buat membuat perubahan yg dibutuhkan seringkali adalah kerja-kerja inisiatif baru yang belum dikenal orang, belum dianggap penting & bahkan belum diketahui keberadaannya sebagai profesi. Jangankan mendapatkan dukungan finansial, kerja-kerja buat menciptakan kesadaran akan pentingnya yang dilakukan itupun telah membutuhkan energi tersendiri. Uang seringkali sebagai batu sandungan terbesar dari para aktivis buat mempertahankan idealismenya.

Permakultur

Sebagai kelompok pendukung para aktivis, KAIL mencoba menerapkan berbagai inisiatif untuk melepaskan diri sebanyak mungkin dari ketergantungan akan uang. Meskipun belum banyak hasil yang bisa dilihat, setidak-tidaknya ada beberapa prinsip yang sudah diterapkan di berbagai aspek organisasi KAIL. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

Sistem Barter buat Mengikuti Kegiatan-kegiatan KAIL

Di global terbaru ini, buat mengikuti aneka macam kegiatan, khususnya banyak sekali aktivitas pengembangan diri, kita perlu membayar dengan uang. Dengan demikian akses ke ilmu pengetahuan pun berbanding lurus menggunakan kemampuan membayar. Sebaliknya, kepemilikan ilmu pengetahuan akan menaikkan peluang buat membuat uang. Di dalam sistem semacam ini, terjadilah lingkaran yg terus memperkuat, yang punya uang tambah pintar, yg pandai tambah kaya, yang kaya sanggup membayar buat menjadi lebih pintar & seterusnya. Terjadilah jurang yang makin besar antara mereka yg kaya & yang miskin.

Hari Belajar Anak

Di KAIL, kesenjangan itu berusaha dikurangi. Pelatihan-pelatihan dan kegiatan-kegiatan KAIL tidak harus diakses dengan menggunakan uang. Tetapi pelatihan-pelatihan dan kegiatan-kegiatan itu tidak ada yang gratis. Semua yang terlibat berkontribusi. Uang digunakan sebagai salah satu cara untuk mempermudah pemberian kontribusi. Jika uang tidak dimiliki, maka ada seribu satu cara lain yang bisa digunakan untuk memberikan kontribusi dan bisa berkegiatan di KAIL.

Salah satu cara pemberian donasi merupakan dengan menggunakan barter menggunakan jam relawan. Pelatihan-training & kegiatan-aktivitas di KAIL dapat diakses dengan menaruh kontribusi sejumlah jam kerja buat melakukan banyak sekali aktivitas yang ada di KAIL. Kegiatan-kegiatan itu beraneka macam, mulai dari mengurus flora pada kebun KAIL, menjadi panitia (EO/petugas dokumentasi) pada aneka macam aktivitas KAIL, menerjemahkan berbagai media pembelajaran KAIL, sebagai pembicara/mentor/fasilitator, mengurus perpustakaan, sampai mengurus Rumah KAIL. Barter ini jua sangat fleksibel dilakukan menggunakan mempertimbangkan dan menyesuaikan ketersediaan ketika, keahlian dan minat masing-masing. Cara lain buat memberikan kontribusi merupakan dengan menaruh barang. Barang yg diberikan bisa berupa banyak sekali bahan kuliner untuk keperluan konsumsi kegiatan KAIL, baik makanan jadi maupun bahan mentah. Untuk sumbangan dalam bentuk ini, syaratnya cuma satu, yaitu nir membentuk sampah.

Jenis barang lain yg sanggup disumbangkan merupakan pohon, benih & bibit buat ditanam pada kebun KAIL, banyak sekali perlengkapan tempat tinggal tangga buat melengkapi perlengkapan Rumah KAIL, banyak sekali alat-alat pendidikan buat dipakai di aktivitas-kegiatan KAIL, buku buat melengkapi perpustakaan KAIL & poly lagi. Semua barang tadi nir melulu wajib baru, barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan pun, akan diterima.

Bentuk kontribusi lain yang jua bisa diberikan adalah akses. Misalnya menggunakan memberikan KAIL akses perdeo ke aneka macam asal pengetahuan yg akan memperkaya layanan KAIL, akses perdeo ke banyak sekali kebutuhan KAIL, akses buat memperluas dampak kegiatan-kegiatan KAIL & sebagainya.

Skema Subsidi Silang antar Program KAIL, antar Individu, antar Komunitas.

Dalam syarat eksklusif, buat melaksanakan program KAIL supaya permanen berjalan, ada juga yang menggunakan skema subsidi silang antar program. Salah satu tujuannya adalah agar lebih poly orang bisa mendapatkan akses layanan KAIL & bisa memberikan manfaat lebih poly. Bentuk subsidi silang bisa dilakukan menggunakan sesama acara KAIL, antara KAIL dan individu yg mempunyai ketertarikan menggunakan layanan KAIL, atau pun KAIL dengan komunitas atau lembaga yang berdasarkan sisi pendanaan tidak punya akan tetapi apabila komunitas atau lembaga tersebut menerima layanan KAIL akan berpengaruh akbar terhadap perubahan positif yang dibutuhkan.

Pelatihan Cara Berpikir Sistem

Contohnya adalah, ada satu kelompok yang minta difasilitasi oleh KAIL dan KAIL merasa banyak kesesuaian visi misi dengan kelompok tersebut. Sehingga KAIL perlu mendukung program-program yang dilakukan oleh kelompok itu, salah satunya dalam bentuk dukungan layanan pelatihan. Selain itu, setiap orang yang hadir diharapkan dapat berkontribusi dalam bentuk apapun. Ada yang membawa bahan mentah makanan seperti beras, telur, dll, ada yang memberikan waktunya untuk memasak dan mengolah bahan mentah menjadi masakan, ada yang mencuci piring dan bersih-bersih, juga ada yang mengelola kebun KAIL.

KAIL ingin membuat itu seluruh menjadi gampang dan akan banyak orang bisa merasakan manfaat layanan yang KAIL berikan. Semua bentuk kontribusi akan kami terima. KAIL ingin mengajak seluruh orang buat agresif agar sanggup mendapatkan akses segala aspek pembelajaran menggunakan adil & setara. Terutama me-merdeka-kan diri berdasarkan uang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *