[RUMAH KAIL] KEBUN PANGAN DI RUMAH KAIL
By: Date: November 26, 2017 Categories: Uncategorized

Oleh : Any Sulistyowati

KAIL merupakan sebuah organisasi yang galat satu misinya membantu para aktivis mencapai kualitas hayati yg tinggi meskipun pada keterbatasan sumberdaya. Dalam menjalankan misi tadi, nilai-nilai yang diperjuangkan merupakan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan hayati dan kelestarian alam. Pangan adalah galat satu kebutuhan hayati yang paling dasar. Pertanyaannya merupakan bagaimana meningkatkan kemandirian pangan para aktivis sekaligus menjaga kelestarian alam?

Salah satu upaya meningkatkan kemandirian aktivis pada mencapai kualitas hayati yg tinggi dari aspek pangan merupakan membentuk pangan menurut kebun sendiri. Hal ini dilakukan KAIL menggunakan menciptakan eksperimen di kebun KAIL. Di Kebun KAIL masih ada aneka macam jenis tumbuhan yg bisa dikonsumsi sehari-hari mulai menurut umbi-umbian, sayur-sayuran & buah-buahan. Kebun tersebut dibuat dengan metode permakultur. Metode ini menerapkan prinsip-prinsip yg menjaga kelestarian alam sekaligus menaikkan produktivitas pada jangka panjang. Dengan metode permakultur ini Kebun KAIL didesain buat sebagai kebun permanen dalam jangka panjang. Apabila berhasil, maka ketika yang diperlukan untuk merawat kebun makin usang semakin berkurang, ad interim produktivitas kebun semakin usang semakin meningkat.

Kebun KAIL, sumber pangan bersama

Menanam makanan di kebun sendiri memiliki beberapa manfaat. Manfaat pertama, kita dapat memastikan bahwa makanan yang kita tanam adalah tanaman yang menyehatkan, baik untuk tubuh kita maupun untuk alam. Kita dapat memilih tanaman yang kita sukai serta cocok dengan kondisi tanah dan iklim yang ada. Dengan menanam sendiri, kita dapat memilih metode penanaman dan pemeliharaan yang aman, baik bagi tanaman maupun bagi alam. Misalnya, kita bisa menggunakan metode pertanian organis untuk memastikan tidak ada racun yang digunakan dalam proses produksi pangan kita. Kalau panen, kita dapat mengkonsumsinya dalam keadaan segar. Jika panen cukup banyak dan sering, maka pengeluaran pangan kita dapat berkurang. Biaya hidup kita menjadi lebih sedikit. Uang yang ada dapat dihemat untuk keperluan lainnya.

Selain menaruh manfaat buat diri sendiri, keberadaan tumbuhan akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di lebih kurang kita. Dengan menanam, kita sekaligus membentuk sistem pertanian yang menghidupkan & menyehatkan tanah & berbagai kehidupan di sekitarnya. Mikroba dan hewan-hewan mini seperti cacing akan hayati, tumbuh & berkembang. Mereka akan bekerja secara sukarela buat memasak dan menyuburkan tanah.

Selain itu, adanya tanaman pula menciptakan pemandangan menjadi latif, hijau, sejuk, segar & nir gersang. Kebun yg bagus dan manis, tentu sedap dipandang mata & menciptakan bahagia mereka yg memandangnya. Kegiatan berkebun jua bisa sekaligus berfungsi menjadi aktivitas rekreatif. Melalui aktivitas berkebun, kita bisa istirahat sejenak dari rutinitas aktivitas sehari-hari. Setelah berkebun, kita menjadi segar kembali dan siap menjalani rutinitas menggunakan semangat dan energi yang baru.

Di ketika panen, apalagi ketika panen berlimpah, kita jua berkesempatan menyebarkan hasil panen kepada para tetangga, teman dan kenalan. Kegiatan membuatkan adalah galat satu cara untuk menciptakan kapital sosial. Semua hal pada atas merupakan hal-hal kecil yg secara eksklusif bisa berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup kita.

Di dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan KAIL, kami mengutamakan penggunaan bahan-bahan pangan yang dipanen dari Kebun KAIL. Jika masih kurang, kami akan membeli bahan mentah dari warung di sekitar Rumah KAIL. Biasanya warung-warung itu menjual produk panen warga sekitar dan juga membeli dari pasar.  Hanya jika tidak dapat diperoleh dari kebun maupun warung sekitar, barulah kami membeli di pasar atau supermarket.

Bahan-bahan pangan tadi kemudian kami olah sebagai kuliner sehat buat dihidangkan menjadi bagian menurut konsumsi kegiatan. Sayur-sayuran & buah-buahan itu terdapat yang diolah menjadi kuliner jadi, ada yg dikonsumsi pribadi dalam bentuk segarnya. Di setiap program makan beserta, kami selalu menceritakan berasal usul makanan yang akan dihidangkan berikut proses pembuatannya.

Sayuran di kebun KAIL,

sumber konsumsi untuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Rumah KAIL

Salah satu nilai positif dari menghasilkan pangan sendiri adalah kita tahu persis bahan-bahan apa yang digunakan di dalam makanan tersebut. Dengan menyiapkan sendiri makanan kita, maka kita dapat memilih bahan-bahan yang sungguh-sungguh aman untuk dikonsumsi. Kita dapat memilih bahan-bahan yang segar dan sehat. Selain itu kita juga dapat mengekspresikan kreativitas untuk menghasilkan makanan-makanan lezat dari kebun sendiri.

Selain nilai-nilai positif pada atas, tentu saja ada kekurangannya. Salah satu kekurangan yg tak jarang diungkapkan adalah ketika yang diperlukan serta upaya yg perlu dikeluarkan buat menghasilkan pangan. Jika dicermati sekilas, memang sepertinya lebih sulit dan lama . Namun jika dipandang dengan lebih jeli, menghasilkan pangan sendiri belum tentu lebih sulit & lebih usang daripada membeli. Pada awalnya mungkin iya. Namun akhirnya semua akan tergantung menurut kualitas kebun kita. Apabila kebun permakultur kita telah jadi & permanen, maka kebun tadi bisa terus membentuk pangan secara berkelanjutan dengan kebutuhan perawatan yg semakin menurun.

Sebagai model, pada Kebun KAIL, kami menanam beberapa pohon pepaya. Caranya mudah saja. Kami mengembangkan biji pepaya yg kami beli dari tukang buah. Mula-mula, memang kami perlu merawat secara intensif dengan penyiraman, pemupukan & penyiangan rumput di sela pohon-pohon pepaya yg masih mini . Sekarang, waktu pohon-pohon pepaya tersebut telah besar , kami tidak perlu lagi merawat mereka seintensif dulu. Lantaran masing-masing pohon sudah membuat buah, maka satu-satunya langkah perawatan yg diharapkan merupakan memanen. Saat ini kami hingga dalam tahap mengalami produksi pepaya yang berlebih. Pepaya-pepaya tersebut bahkan masih bersisa meskipun pada setiap aktivitas kami makan pepaya menjadi bagian berdasarkan konsumsi kegiatan.

Pepaya di kebun KAIL

Selain itu kami juga sudah membaginya kepada para tetangga dan juga kepada para staf untuk dibawa pulang.  Kami juga berbagi pepaya untuk hewan-hewan di sekitar kami, kelelawar, tupai, marmot, ayam dan bebek. Semua sudah mendapat bagiannya, hingga kami bosan makan pepaya. Demikian juga dengan talas, daun ginseng, singkong, jambu, markisa, beri dan beraneka macam sayur dan buah lainnya. Singkat kata, beberapa jenis pangan sudah berkelimpahan dihasilkan dari Kebun KAIL.

Seringkali, bagi kami yang sedang berada pada Rumah KAIL, membeli makanan ke warung, tempat tinggal makan atau pasar, akan jauh lebih usang, lebih sulit dan lebih mahal, dibandingkan pergi ke Kebun KAIL, memanen sayuran segar, memasaknya pada dapur Rumah KAIL & menyantapnya selagi hangat.

Beragam hasil kebun KAIL

Waluh rebus, buah potong dan perkedel talas adalah sajian konsumsi dari panen kebun KAIL

Semoga lewat pengalaman menyantap makan bersama di Rumah KAIL, teman-teman terinspirasi untuk menanam dan mengolah makanan sendiri. Lewat proses ini, semoga kita semakin mandiri dalam memproduksi pangan sendiri. Dengan memproduksi pangan sendiri, kita dapat memilih untuk tidak tergantung pada produk-produk pangan yang proses produksinya bisa jadi merusak alam dan mengandung bahan-bahan yang mengganggu kesehatan. Kita memiliki pilihan untuk mengonsumsi pangan yang sehat dan diproduksi selaras alam. Semakin banyak jenis pangan yang kita produksi sendiri, maka kita akan semakin mandiri. Kita mendapat akses yang lebih baik untuk memperoleh makanan sehat dan segar. Posisi tawar kita untuk mengatakan TIDAK, pada produk pangan yang tidak sehat dan merusak alam akan semakin kuat.

Akhir kata, ?Yuk, kita perjuangkan kedaulatan pangan kita lewat memproduksi pangan sendiri. Dengan kedaulatan pangan, kita akan berdaulat atas hak kita atas hayati yang lebih berkualitas!? Jika sahabat-teman ingin mulai berkebun & membutuhkan asistensi mengenai tanaman apa saja yg mudah tumbuh menggunakan perawatan minimal atau ingin menerima benih/bibitnya, silakan berkunjung ke Rumah KAIL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *