[TIPS] BEROLAHRAGA : MENJAGA KEBUGARAN DAN MEMAHAMI KEBERAGAMAN
By: Date: December 6, 2017 Categories: Uncategorized

Oleh : Kukuh Samudra

Kita telah sepakat bahwa olahraga bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran. Dari tubuh yang sehat, lantas berpengaruh terhadap jiwa yang sehat. Seperti adagium Yunani yang terkenal, “Mens sana in corpore sano” yang artinya, “Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat”.

Manfaat lain dari olahraga yg tidak banyak orang sadari adalah olahraga dapat memperluas pergaulan. Dengan semakin luas pergaulan, semakin poly orang yg kita temui dan semakin besar peluang kita bertemu menggunakan bermacam jenis orang. Dari interaksi dengan beragam jenis insan itulah yg mendorong kita buat tahu keberagaman. Bagi teman-teman yg hendak atau baru memulai berolahraga, pada bawah ini beberapa saran supaya kita mendapatkan manfaat optimal dari olahraga. Baik yg berkaitan dengan kebugaran jasmani, juga yang berkaitan menggunakan sosial.

1. Pilih olahraga yg sinkron dengan minatmu

Saat ini berbagai macam olahraga bersama fasilitas sudah tersedia. Olahraga tadi terdapat yg bersifat individu, grup, permainan, atau yg bersifat non-permainan. Beberapa orang lebih gemar olahraga gerombolan seperti futsal, tetapi beberapa lebih enjoy melakukan olahraga individu misalnya bersepeda atau lari. Olahraga permainan umumnya lebih asyik dilakukan, tetapi kita perlu mencari sahabat atau versus tanding yg terkadang susah-susah gampang. Contohnya adalah tenis. Sementara ada pula olahraga yg sifatnya bukan permainan misalnya lari atau yoga.

Foto 1 – Lari pagi di GOR Saparua, Bandung (dokumen pribadi)

Kegiatan lari (jogging) dapat dilakukan sendiri maupun berkelompok. Dengan berkelompok, kegiatan lari menjadi sarana mengenal keberagaman serta meningkatkan motivasi untuk menyehatkan raga.

Ada beberapa olahraga yg bisa dipelajari menggunakan mudah misalnya lari, terdapat yg perlu ketika usang buat dapat mahir melakukannya seperti basket atau bulutangkis. Pertimbangkan ketersediaan saat, budget, & tujuan anda pada berolahraga. Jika anda nir mempunyai banyak waktu dan ingin segera mendapatkan manfaat dari olahraga, pilihlah olahraga yang gampang & terjangkau. Jika anda merasa cocok & enjoy menggunakan sebuah olahraga tertentu jangan ragu buat ikut komunitas dan berlatih secara ulet . Bahkan apabila anda kebetulan mempunyai rejeki berlebih, nir ada salahnya ikut kursus atau membayar pelatih.

Dua. Bergabung pada komunitas olahraga

Olahraga seperti lari atau bersepeda, yang sebetulnya lebih menekankan pada ?Kompetisi? Melawan diri sendiri, umumnya membutuhkan determinasi diri yg lebih tinggi. Tidak jarang orang yg baru pertama mencoba olahraga akan semangat di awal, kendor pada tengah, & bahkan berhenti sama sekali sesudah melakukannya tidak lebih berdasarkan hitungan jari. Salah satu cara untuk mengatasi hambatan ini merupakan mencari komunitas atau teman menggunakan hobi yg sama.

Untuk olahraga permainan, hambatan umumnya merupakan pada mencari sahabat. Beberapa olahraga membutuhkan minimum peserta agar dapat bermain menggunakan enjoy.

Apapun jenis olahraganya, mencari sahabat atau komunitas dengan minat yg sama adalah menguntungkan. Anda bisa menemukannya di sekolah, kampus, lingkungan kerja, klub olahraga atau melalui media daring yang waktu ini mudah diakses. Untuk dua yang terakhir, umumnya anggota klub berasal dari bermacam jenis latar belakang yang tentu saja lebih menarik.

3. Berinteraksi dengan sesama anggota komunitas

Foto 2 – Olahraga sebagai sarana mencairkan suasana (dokumen KAIL)

Sebagai awal mula sebuah kegiatan, olahraga dapat menjadi sarana untuk mencairkan suasana, seperti yang dilakukan oleh kakak pendamping dan adik-adik di Hari Belajar KAIL di gambar ini.

Olahraga adalah momen ketika orang hendak santai dan ingin tanggal sejenak menurut rutinitas. Saat istirahat atau menunggu giliran, coba ajak anggota komunitas atau versus bermain buat berbincang-bincang. Olahraga pula membantu untuk mencairkan suasana. Dosen killer atau atasan yang galak tidak jarang menunjukkan sifat berlawanan sama sekali ketika olahraga dibandingkan keseharian. Dengan berbincang, kita sanggup lebih mengenal satu sama lain. Apalagi pada sebuah komunitas dengan latar belakang yang majemuk, kita sanggup tahu manusia secara lebih luas. Jika terdapat rejeki berlebih, tidak terdapat salahnya buat sekadar membawa makanan ringan sehat agar komunitas lebih akrab.

4. Mengadakan Latih Tanding atau Latihan Bersama

Sekadar latihan rutin terkadang membosankan. Perlu suasana agar semangat latihan tetap terjaga. Kegiatan latih tanding bisa menjadi pilihan. Selain itu dengan latih tanding, kita sanggup memperluas pergaulan.

Yang perlu diingat saat latih tanding merupakan:

a. Atur jadwal & kesepakatan dengan kawan latihan. Bicarakan secara terbuka mengenai ketika, loka, konsumsi, dan pembagian porsi finansial apabila dibutuhkan.

B. Sebagai tuan tempat tinggal , kita harus buat melayani tamu menggunakan sebaik-baiknya. Beri keterangan dan kemudahan kepada tamu kita semisal mereka baru pertama kali berkunjung. Mengacu dalam poin (a) pada hal finansial, tuan rumah lazimnya memberi jamuan kepada tamu. Namun, sesuaikan menggunakan budget klub Anda. Seringkali kasus perjamuan bukan berarti harus glamor, tetapi setidaknya memenuhi kebutuhan dasar pada berolahraga seperti air mineral.

C. Sebagai tamu, kita harus bertanggung jawab dan menghormati versus tanding kita. Hadir lebih awal di lokasi merupakan salah satu contoh. Selain itu, terkadang ada beberapa kesepakatan atau aturan yang tidak selaras di lingkungan tuan tempat tinggal yang perlu kita jaga. D. Pergunakan latihan beserta atau latih tanding buat saling belajar, saling berkomunikasi, dan membina relasi. Belajar pada hal ini bukan sekadar urusan teknis olahraga. Tetapi, sanggup jua tentang manajamen latihan, tips-tips finansial, dll.

5. Mengikuti atau Mengadakan Turnamen

Latih tanding mempunyai cakupan yang lebih terbatas dalam 2 klub. Jika ingin menerima jaringan yang lebih luas dalam satu saat, kita mampu mencoba mengikuti turnamen atau bahkan mengadakan turnamen sendiri. Atmosfer turnamen akan terasa lebih menantang & bergelora dibandingkan sekadar latih tanding. Dengan atmosfer yg lebih menantang, akan menarik peserta yg lebih luas.

Yang perlu diperhatikan dalam menyelenggarakan turnamen adalah:

a. Kita perlu mengukur sumber daya. Jangan sampai turnamen yg kita selanggarakan mempunyai kualitas yg jelek dan membuat kapok peserta.

B. Menjaga sportivitas adalah hal yang absolut. Apabila tidak, alih-alih mendapatkan sahabat baru & membina keberagamaan, yg sanggup terjadi merupakan sebuah bibit permusuhan.

C. Esensi berdasarkan turnamen merupakan kompetisi. Tetapi, kompetisi sebaiknya hanya terjadi pada lapangan atau saat pertandingan berlangsung. Manfaatkan ketika jarak menjadi ajang silaturahmi.

6. Sportif

Sportif mampu berarti amanah dan bertanggung jawab. ?Bermainlah, tapi jangan pernah bermain-main dengan permainanmu,? Demikian kata seseorang bijak. Artinya, ketika kita bermain atau olahraga kita dituntut buat fokus & mengerahkan upaya maksimal . Bermain-main dengan permaian, sanggup berarti nir jujur, berlaku licik, atau nir mengerahkan tenaga secara maksimal hanya akan merusak tujuan yang hendak kita capai berdasarkan olahraga.

Dari Tenis buat Menjadi Semakin Dinamis

Penulis sendiri pada olahraga menentukan tenis menjadi hobi. Sejak mini penulis sudah didorong berolahraga buat belajar & menekuni paling tidak satu bentuk olahraga permainan. Hingga sekarang, penulis masih aktif bermain tenis dan masih terus belajar buat membuatkan permainan.

Foto 3 – Penulis dan Olahraga Tenis

Melalui tenis, penulis mendapatkan beragam manfaat, salah satunya adalah pengembangan karakter pantang menyerah serta kesempatan untuk mengenal sifat-sifat orang yang berbeda melalui kegiatan turnamen atau pertandingan persahabatan

Lebih dari 10 tahun penulis berlatih tenis, ada beberapa nilai dan manfaat yang penulis dapat petik:

1. Olahraga membantu pada belajar Di waktu suntuk & penat, olahraga & berkeringat mengakibatkan tubuh & pikiran lebih segar. Penulis yg rutin tenis 1-dua kali per pekan pernah mencoba nir tenis selama 1 bulan. Yang terjadi badan justru sering pegal dan indolen. Beberapa penelitian terkenal bahkan menyebutkan dengan berolahraga, kemampuan otak pada mengolah berita akan semakin tinggi. Hal ini lantaran otak kita sebetulnya membutuhkan suplai oksigen yang lancar. Sementara olahraga dapat membantu melancarkan aliran oksigen ke otak.

Dua. Olahraga mengajarkan untuk bekerja keras

Dosen pembina UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa)-Tenis penulis pernah bercerita bahwa beliau mengajarkan anaknya olahraga agar anaknya belajar kerja keras. Dalam dunia akademik, mencontek merupakan jalan pintas seorang pelajar buat mendapatkan skor yg baik. Namun, pada olahraga, mencontek menjadi tidak relevan. Kemampuan atlet seratus % adalah buah kerja keras dia dalam berlatih. Anda sanggup ?Mencontek? Gaya pukulan Roger Federer, atlet tenis terbaik dunia, dengan melihat videonya berulang kali. Namun, buat menjadi kampiun dunia seperti Roger Federer tanpa kerja keras adalah mustahil.

3. Olahraga menaruh kesempatan buat mengenal begitu banyak orang

Tenis selalu mempunyai stereotip sebagai olahraga yg mahal. Saya tidak menampik pendapat demikian. Tetapi, penulis yang akbar di kota mini misalnya Karanganyar, menemui fenomena bahwa hampir seluruh lapangan masih perdeo. Oleh karenanya, menggunakan porto yang jauh lebih murah dibandingkan pada kota, tenis di kota mini masih terjangkau bagi kalangan kelas menengah bawah. Di kota mini , tidak sporadis seseorang pejabat taraf kabupaten bermain menggunakan tukang becak yg secara strata sosial termasuk di bawah. . Dalam kesempatan lain penulis mengikuti turnamen alumni perguruan tinggi tempat penulis kuliah. Dari situ penulis bisa berinteraksi menggunakan para alumni yg telah bekerja dan jauh lebih mapan secara finansial daripada tukang becak yang penulis temui. Mereka homogen-rata mempunyai cerita yang unik dengan topik yang majemuk. Meski demikian, topik yg mereka bincangkan kebanyakan tidak selaras dibandingkan menggunakan klub tukang becak berada. Kalaupun katakanlah kita ambil satu pijakan tema, yaitu ekonomi, sudut pandang antara para alumni perguruan tinggi sangat jauh berbeda.

Dari banyak sekali klub tenis yang diikuti, kita jadi lebih paham tentang cara berpikir orang yang bermacam-macam. Meski harus diakui, tidak semuanya baik. Tetapi, menggunakan demikian kita akan lebih cerdik dan bijaksana dalam melihat sebuah masalah.

4. Latih tanding & mengadakan turnamen menjadi sarana untuk belajar berorganisasi

Penulis pernah bertanggung jawab mengadakan sebuah latin tanding dengan universitas lain ketika masih mahasiswa. Dari situ kami saling berinteraksi dan bertukar liputan. Tiap organisasi atau klub, masalah yg dihadapi terdapat yang tidak sinkron terdapat juga yang seperti. Dari situ kita bisa saling berdiskusi dan bertukar pengalaman. Wawasan kita kita jua lebih terbuka, bahwa buat tiap organisasi buat kasus yang sama sanggup jadi penanganannya berbeda.

Beda lagi pengalaman saat didapuk menjadi kepala turnamen. Mengadakan turnamen ternyata tidak semudah yg dipikir. Meski mempunyai banyak planning & inspirasi di ketua, melakukan hukuman bagi penulis yg minim pengalaman organisasi ternyata cukup sulit. Saat itu penulis poly mengalami kendala bahkan turnamen yang direncanakan terancam gagal. Namun, berdasarkan proses itu penulis belajar poly terutama pada hal memecahkan perkara, berinterksi, & berkomunikasi menggunakan orang lain.

Empat manfaat bermain tenis yang penulis sebutkan di atas tentu saja sangat subjektif. Pembaca niscaya memiliki pengalaman dan memperoleh manfaat yang bhineka dalam berolahraga. Selain bahwa olahraga bermanfaat bagi kebugaran, olahraga wahana yang baik buat memperluas pergaulan dan memperluas sudut pandang.

SALAM OLAHRAGA!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *