[Tips] Kurangi membeli ! Langkah kecil melepaskan diri dari jeratan Uang
By: Date: December 9, 2017 Categories: Uncategorized

Uang bisa bikin orang mabuk kepayang, uang bisa bikin ?.

Ada pemeo "Di pada uang ada setandanquot;. Dengan uang orang bisa membeli kekuasaan, kekayaan dan memuaskan berbagai bentuk nafsu primitif manusia lainnya. Banyak perbuatan dursila dilakukan insan setiap hari buat uang. Ah ya? Itu tuduhan yg terlalu ekstrim, kasar ?.. Nir mungkin saya melibatkan diri dalam hal-hal misalnya itu.

Namun perkembangan kontemporer sudah menciptakan modus baru kejahatan: suatu proses penindasan yg merasuk ke pada kehidupan sehari-hari & melibatkan hampir seluruh individu di global ini, termasuk kita, sadar atau nir. Ya, anda sadar atau nir ditindas atau sangat mungkin sebagai bagian berdasarkan para penindas ?

Anda yg terlibat pada gerakan kritis terhadap globalisasi & neoliberalisme, tentu memahami bahwa uang adalah media utamanya. Saya belajar ini saat mengikut presentasi galat seorang peserta rendezvous aktivis lintas bidang garap Kail tahun lalu. Yang pribadi terpikir lalu merupakan: Jadi, apabila kita dapat mengurangi kebergantungan kita dalam ekonomi uang berarti kita menyerang globalisasi dan neoliberalisme pada jantungnya.

Bagaimana aku dapat mengurangi kebegantungan pada uang dalam kehidupan sehari-hari? Uang kita gunakan setiap hari. Uang sudah masuk begitu dalam dalam keseharian-kita, membuat siapapun kita, aktivis atau bukan, terlibat mendukung neoliberalisme.

Berikut ini merupakan beberapa tips sederhana yang saya coba lakukan. Tentunya ini tidak sepenuhnya membebaskan kita menurut uang, tetapi paling tidak ini merupakan langkah awal, sekaligus buat menguji apakah kita punya keberanian diri buat bersikap kritis dalam bentuk tindakan nyata.

Seluruh tips di bawah ini dalam prinsipnya merupakan mengurangi membeli (apa saja). Aktivitas membeli adalah dukungan nyata terhadap ekonomi uang. Dengan membeli kita mempertinggi permintaan terhadap uang, sehingga ada pembenaran buat mencetak lebih banyak uang, pasar uang semakin besar , profit meningkat, para pemodal mendapatkan untung lebih poly, pasar kapital semakin berkembang, institusi & kebijakan moneter semakin menerima pembenarannya. Semua itu membuat gerakan neoliberal terus berkembang.

Akhirnya, jangan lupa pula bahwa menggunakan mengurangi membeli, kita mengurangi kebergantungan kita dalam uang. Kita bisa hayati relatif nyaman walaupun honor kita kecil. Ini berarti kita memiliki kebebasan yg lebih besar untuk melayani masyarakat & lebih bebas juga bersikap kritis.

# Gunakan sebanyak mungkin barang bekas (second hand):

Dalam warga yang konsumtif ada banyak barang baru yang mampu dibeli setiap hari. Akibatnya barang terakumulasi cukup poly padahal penggunaannya nir efektif (paling nir dari frekuensi & durasi penggunaan yg kurang). Situasi ini nir menguntungkan bagi konsumen (kecuali memuaskan nafsu konsumtif) tetapi menguntungkan penanam kapital dan memperbesar pasar modal.

Jadi usahakan sebesar mungkin menggunakan barang second hand. Kita dapat memperolehnya menurut banyak sekali asal, entah itu saudara atau sahabat kita. Kalau tidak mampu, membeli baju bekas menurut pasar murah rakyat (contohnya pada pasar Cicadas buat penghuni Bandung) juga bisa dilakukan. Ini memang kegiatan membeli namun kecil merupakan bagi para pemodal, tetapi sanggup berarti besar buat mendukung hayati para penjual miskin.

Satu masalah yg perlu anda atasi sebelum melakukan ini adalah rasa membuat malu memakai barang bekas. Dan yg lebih krusial lagi bersikap kritis terhadap citra negatif yg dilekatkan pada barang bekas. Hati-hati pula terhadap aneka macam strategi pedagang buat mendorong konsumsi barang baru, contohnya menduga masuk akal, bahkan harus, memakai baju baru saat hari raya.

# Masaklah kuliner anda sendiri?

Bisnis restoran waktu ini semakin berkembang. Banyak pada antaranya berada di bawah kekuasaan para pemodal besar . Selain itu usaha restoran mendukung aneka macam usaha lain yang semakin dikuasai oleh pemodal akbar, mulai dari bumbu masak, alat-alat masak dan banyak sekali fasilitas pada restoran. Bahan mentah makanan yang dari dari agroindustri akbar pula lebih disukai oleh restoran lantaran mutunya yang lebih standar.

Memasak makanan anda sendiri pula adalah kegiatan yang meningkatkan kreativitas anda & menjadi selingan mengasyikan pada tengah kesibukan kita menjadi aktivis.

# Tanamlah kuliner anda sendiri?

Ingat anda nir perlu membuat kebun yg terawat dengan baik. Anda tidak perlu mengejar produktivitas maksimal . Kebun di depan rumah yang dirawat rutin 1/2 jam sehari (tidak perlu mengejar kesempurnaan) & seminggu sekali kurang lebih satu jam (buat menanam bibit baru & berbagai kegiatan besar lainnya), telah mampu lumayan hasilnya.

Pilihlah tumbuhan yg tidak memerlukan perawatan tinggi. Misalnya, pada kebun depan rumah saya yg luasnya 2X4 meter persegi ada kecipir, kacang panjang, paria, ubi, bayam, singkong, strawberry, kacang tanah.?

Selain mengurangi aktivitas membeli, kegiatan ini juga menjadi olah raga ringan (Move for your health kata WHO) dan menjamin makanan yang sehat bagi keluarga.

Ada prinsip lain yang dapat anda terapkan, yaitu mengatur ke mana uang anda mengalir. Ini membutuhkan pemahaman lebih pada tentang struktur ekonomi kita. Ini akan kita bahas pada edisi mendatang

******

Tentu saja terdapat beberapa langkah lain yang lebih sistemik dampaknya, seperti menyebarkan sistem perdagangan alternatif (contohnya sistem barter) dan mata uang lokal. Tetapi kegiatan ini memerlukan upaya yang lebih besar dan nir sanggup dilakukan secara individual.

(David Sutasurya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *