[TIPS] Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga
By: Date: January 16, 2018 Categories: Uncategorized

Oleh: Agustein Okamita

Kenaikan harga bahan bakar minyak beberapa saat ini membuat harga-harga semakin melambung. Hampir seluruh orang merasakan dampak dari kenaikan harga-harga itu. Para mak tempat tinggal tangga berteriak, ?Bagaimana kami bisa membeli bahan-bahan makanan yg semakin mahal?? Bapak-bapak mengeluh karena beban mereka semakin berat oleh kenaikan biaya hidup. Banyak anak yg terpaksa berhenti bersekolah karena keuangan orang tua mereka hanya cukup buat membeli kebutuhan sehari-hari. Penambahan penghasilan yang tidak signifikan terhadap kenaikan harga menciptakan persoalan keluarga semakin bertambah rumit.

Sebagian orang berusaha buat mendapatkan penghasilan yg lebih akbar supaya kebutuhan mereka mampu tercukupi. Mereka mencari pekerjaan tambahan atau membuat usaha bisnis buat menaikkan pendapatan. Ada kalanya usaha mereka berhasil, tapi tidak sedikit jua yg gagal. Ketika bisnis-usaha buat memperbaiki situasi tersebut nir berhasil, poly orang yg murka & mengutuk keadaan. Tidak sedikit keluarga yang cekcok & pecah lantaran persoalan keuangan tempat tinggal tangga yang berlarut-larut. Bahkan terdapat orang-orang yg stres dan depresi karena nir mampu mengatasi kasus keuangannya.

Solusi lain buat mengatasi dilema keuangan merupakan menggunakan melakukan pengelolaan keuangan. Uang yg ada dikelola atau diatur pengeluarannya, sebagai akibatnya dibutuhkan bisa mencukupi semua kebutuhan hidup. Tidak tertutup kemungkinan bahwa dengan pengaturan yang sahih akan ada kelebihan uang yg sanggup ditabung atau dijadikan modal kerja.

Peran Ibu pada Pengelolaan Keuangan

Peran ibu-ibu pada pengelolaan keuangan keluarga sangat signifikan. Memang terdapat sebagian suami-isteri yang menyepakati bahwa keuangan famili mereka diatur sang ayah, dan ada jua yang putusan bulat buat masing-masing pihak mengelola keuangan sendiri. Akan namun, sebagian besar keluarga umumnya menyerahkan pengaturan keuangan pada mak .

Pengelolaan keuangan merupakan salah satu kecakapan yang perlu dikuasai oleh para ibu agar kelangsungan hidup keluarga mereka dapat terus berjalan. Meskipun demikian, sebagian besar ibu tidak secara khusus mendapat bekal keterampilan untuk mengatur keuangan keluarga, mereka mungkin belajar dari pengalaman orang tua atau teman-teman mereka. Sebagian di antara mereka belajar secara otodidak dengan trial and error setelah berumah tangga beberapa waktu lamanya. Hanya sebagian kecil yang secara khusus mempelajari keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga.

Sebelum berkeluarga aku tidak menduga pengelolaan keuangan sebagai suatu hal yg mendesak untuk dilakukan. Keuangan aku terlihat baik-baik saja, saya tidak pernah merasa kurang, & saya masih bisa membeli barang-barang yang aku inginkan. Setelah berkeluarga & mempunyai anak-anak aku baru mencicipi perlunya pengelolaan keuangan.

Tips-tips pada Mengelola Keuangan

Ada poly tips yang pernah aku dapatkan tentang pengelolaan keuangan keluarga, baik berdasarkan seminar-seminar, internet, maupun menurut teman-teman yg berbagi mengenai pengaturan keuangan. Mungkin kita telah pernah mendengar atau mempraktekkan sebagian menurut tips-tips tersebut. Beberapa tips yg mampu dicoba buat dipraktekkan adalah sebagai berikut:

1. Catat dan evaluasi pengeluaran setiap hari selama satu bulan terakhir

Mungkin kita tidak menyadari bahwa selama ini kita telah memakai sebagian besar uang buat memuaskan cita-cita ketimbang memenuhi kebutuhan. Untuk itu kita perlu mengevaluasi berapa banyak uang yang kita belanjakan buat memenuhi kebutuhan dan berapa poly yg kita gunakan buat memuaskan asa kita.

Hal ini sanggup kita lakukan dengan mencatat secara rinci semua pengeluaran setiap hari selama sebulan dalam sebuah kitab atau catatan digital. Pada bagian kanan catatan bisa dibubuhi kolom bertuliskan ?Kebutuhan/cita-cita?. Setelah seluruh pengeluaran terselesaikan dicatat, jumlahkan seluruh pengeluaran yg bersifat kebutuhan dan pengeluaran yang bersifat impian secara terpisah. Periksalah hal-hal apa saja yg merupakan hasrat, dan berapa pengeluaran kita buat hal itu. Lakukan tindakan yg sama buat barang-barang/hal-hal yg bersifat kebutuhan. Tuliskan kesimpulan menurut pengeluaran tadi di akhir catatan pengeluaran bulan itu.

Contoh Tabel Catatan Pengeluaran Keuangan

Setelah mencatat semua pengeluaran yang dilakukan, tuliskan di bagian bawah catatan tersebut:Gambar 1. Contoh tabel catatan pengeluaran setiap hari

  • a.      Jenis pengeluaran yang bisa dihilangkan, misalnya: rokok
  • b.      Jenis pengeluaran yang bisa dikurangi, misalnya: makan/minum di kafe
  • c.       Jenis pengeluaran yang bisa diganti dengan alternatif lain, misalnya: minuman soda diganti dengan air putih

Lakukan catatan itu untuk pengeluaran yang bersifat keinginan maupun yang bersifat kebutuhan.  Anda bisa menambahkan komentar/catatan di bawah bagian tersebut dengan tulisan “Dengan menghilangkan atau mengurangi pengeluaran ini aku bisa menghemat sebesar Rp …. / bulan atau Rp …. / tahun.”

2. Usahakan dan pertahankan kualitas hidup yang baik

Kualitas hidup yg baik adalah impian setiap orang. Hal itu sanggup saja berupa kesehatan jasmani dan rohani, pendidikan yg relatif, kebahagiaan famili, dan lain-lain.

Ketika mulai bekerja & punya penghasilan sendiri, saya mulai membeli sandang, sepatu, pembersih, & lain-lain, yang bermerek eksklusif dan harganya lebih mahal daripada yang biasa saya beli. Saya mulai sering makan di luar, dan lebih memilih daging buat lauk pauk daripada memahami, tempe, & sayuran. Saya berpikir dengan melakukan semua itu maka kualitas hayati aku akan lebih baik.

Sebenarnya kita dapat mencapai kualitas hidup yang baik tanpa harus mengeluarkan uang berlebih. Misalnya dalam hal makanan, mungkin sekali-sekali kita boleh makan daging, tetapi dengan mengonsumsi tahu dan tempe kita tetap bisa mendapatkan asupan protein yang cukup dengan harga murah. Jika memasak makanan di rumah, kita mungkin bisa melibatkan anggota keluarga yang lain untuk ikut ambil bagian. Kegiatan memasak bersama dapat memperkuat ikatan emosional antar anggota keluarga, yang berarti juga meningkatkan kualitas hidup. Kita bisa mencari cara-cara yang lebih kreatif dalam melakukan kegiatan lainnya dengan meminimalkan keterlibatan uang di dalamnya.

Gambar 2. Memasak bersama, mempererat ikatan emosi anggota keluarga

foto: dokumen penulis

Di sisi lain, penghematan pula nir berarti kita wajib menurunkan kualitas hidup kita. Jika menggunakan tujuan berhemat akhirnya kita hanya mengonsumsi mi instan setiap hari, tentu saja hal itu nir akan menciptakan kualitas hayati kita lebih baik. Makanan misalnya mi instan biasanya dibubuhi pengawet agar tahan lebih usang dan tidak cepat membusuk dalam penyimpanan. Pengawet & zat aditif berbahaya yang ada dalam kuliner berkemasan justru akan mengganggu kesehatan kita. Pada akhirnya bukan hanya kualitas hayati kita yang akan menurun, kita juga akan mengeluarkan lebih banyak biaya buat pengobatan bila kita jatuh sakit.

3. Lakukan perencanaan keuangan jangka panjang

Perencanaan keuangan jangka pendek mencakup perencanaan untuk sebulan atau beberapa bulan ke depan, misalnya biaya sekolah anak setiap bulan atau semester. Perencanaan jangka panjang bisa berupa tabungan untuk membeli rumah atau kendaraan, tabungan pensiun, tabungan untuk biaya kuliah anak, asuransi kesehatan/jiwa, dan lain-lain. Jika  pemasukan kita berasal dari penghasilan yang diterima sebulan sekali, kita bisa merencanakan berapa uang yang akan kita sisihkan setiap bulan. Jika sesekali kita mendapatkan uang berlebih, sebaiknya kita sisihkan sebagian besar uang tersebut untuk menambah jumlah tabungan kita.

Kita pula sanggup menabung atau berinvestasi pada bentuk surat berharga/saham, tanah, emas, & lain-lain, yang dapat dijual pulang pada ketika kita membutuhkan. Pilihlah investasi yang memiliki nilai jual cenderung meningkat dalam masa yg akan tiba.

Perencanaan seperti ini membutuhkan tekad dan disiplin. No pain no gain bisa menjadi prinsip kita. Kita mungkin harus sangat berhemat dan membatasi pengeluaran-pengeluaran lain yang kurang penting.

4. Berbagi dengan yang lain

Jika kita sanggup mengurangi pengeluaran buat hal-hal yang nir merupakan kebutuhan, ada kemungkinan kita mampu menabung pada jumlah eksklusif. Bagaimana jika kita mengalokasikan sebagian menurut uang itu buat membantu orang lain?

Ada beberapa sahabat yang mengalokasikan sebagian penghasilannya buat membangun organisasi sosial kemasyarakatan yang berkecimpung dalam peningkatan kualitas orang-orang belia & masyarakat di lebih kurang tempat tinggalnya. Ada pula sahabat lain yang membantu yayasan sosial yg melayani anak-anak pada daerah-daerah pedalaman. Sebenarnya yg menjadi dilema bukan berapa akbar bantuan yang kita berikan, namun dengan pemberian itu kita belajar tentang kepedulian sosial & berempati terhadap perkara orang lain.

5. Belajar untuk merasa cukup

Menurut definisi www.thefreedictionary.com, rasa cukup (contentment) adalah rasa puas dan bahagia dengan apa yang ada. Rasa cukup bukanlah perasaan yang kita dapatkan ketika semua kebutuhan kita sudah terpenuhi. Ketika semua sudah kita dapatkan, bisa saja kita masih merasa kekurangan dan tidak pernah puas.

Banyak di antara kita yg merasa kuatir akan kekurangan, meskipun sebenarnya semua kebutuhan kita telah tercukupi. Akhirnya kita berusaha buat bekerja lebih keras supaya uang terus mengalir ke dalam pundi-pundi kita. Mungkin itu menciptakan kita mendapatkan lebih poly uang, tetapi tak jarang mengorbankan banyak hal yg lebih berharga, misalnya saat untuk famili, kesehatan fisik juga mental, atau kesempatan buat menikmati seluruh yg telah dikaruniakan pada kita. Perasaan tidak relatif inilah yg menciptakan kita selalu kuatir dan tidak bahagia.

Hal lain yang berkaitan dengan rasa cukup adalah pilihan gaya hidup. Kita bisa memilih untuk hidup sederhana atau ikut dalam arus trend sekarang. Ada beberapa orang yang memilih berpenampilan sederhana dan tidak berlebihan. Mereka tidak memaksakan diri untuk membeli barang-barang mewah atau gadget terbaru jika tidak dibutuhkan, meskipun sebenarnya mampu untuk membelinya. Ada keluarga yang mengambil langkah yang kurang populer seperti mendidik sendiri anak-anaknya di rumah (homeschooling) atau menyekolahkannya di sekolah yang biasa-biasa saja, sementara keluarga yang lain berlomba-lomba memasukkan anak-anaknya ke sekolah yang bergengsi dan mahal.  Beberapa ibu memilih memasak makanan di rumah dan mengonsumsi makanan yang sederhana tetapi lengkap kebutuhan gizinya daripada makan di luar yang belum tentu terjamin kebersihan apalagi kandungan nutrisinya.

Rasa cukup terkait menggunakan rasa syukur. Ketika kita mampu mengucap syukur menggunakan apa yang ada, kita akan merasa bahagia dengan apa yang ada. Kebahagiaan kita tidak ditentukan sang banyaknya uang atau harta yg kita miliki, namun lantaran kita sanggup menikmati seluruh yg dianugerahkan pada kita.

Penutup

Sebagaimana keterampilan-keterampilan lainnya, kemampuan pada pengelolaan uang sangat menolong para bunda untuk mendukung kelangsungan hayati keluarganya. Kecakapan dalam mengatur keuangan sangat membantu dalam perencanaan kehidupan famili jangka pendek maupun jangka panjang, bahkan menghindarkan famili menurut aneka macam masalah yg berhubungan dengan uang.

Ada orang yg berpenghasilan nir akbar, namun karena sanggup mengatur keuangan & mengelola hidupnya dengan baik, mereka dapat hayati menggunakan kecukupan. Beberapa orang sanggup menabung buat meraih virtual & hasrat, bahkan melakukan sesuatu yang memberi manfaat bagi orang lain. Di pihak lain, ada pula orang-orang yg berpenghasilan akbar dan terlihat glamor kehidupannya, namun akhirnya jatuh miskin atau nir sanggup menikmati harta kekayaannya, lantaran tidak mengatur keuangan menggunakan berfokus.

Saya sendiri juga mengalami bahwa mengelola keuangan bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Mengikuti pelatihan dan seminar tentang pengelolaan keuangan belum cukup jika kita tidak mempraktekkannya. Dalam praktek pasti ada trialdan error, dan ada situasi di mana kita merasa gagal atau tidak mampu mengelola uang dengan benar. Akan tetapi ketika kita sudah semakin terlatih dan melakukannya secara disiplin, kita akan mendapatkan manfaat yang tidak sedikit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *