Editorial Pro:aktif Online, edisi Desember 2013
By: Date: January 19, 2018 Categories: Uncategorized

Salam inspiratif dan transformatif!

Di penghujung tahun ini, Pro:aktif Online hadir pada tengah-tengah Anda dengan tema ?Seni Untuk Perubahan?.

Telah kita ketahui bersama, seni merupakan proses kreativitas manusia, yg dari dari inspirasi, gagasan, luapan perasaan yang diekspresikan melalui media tertentu, sehingga orang lain bisa turut menikmatinya dan bisa turut mengapresiasi pesan yang disampaikan sang penghasil karya seni tadi.

Dalam edisi ini, kami ingin mengajak pembaca buat mengulik lebih jauh mengenai seni juga karya seni yang berperan serta pada menyuarakan tema-tema yg sebagai keprihatinan masyarakat, diantaranya : humanisme, lingkungan & sosial.

Pada rubrik Pikir yg dibawakan oleh David Ardes Setiady, pembaca diajak untuk merenungkan bersama mengenai pengaruh seni dalam kehidupan insan. Pembaca diajak pula untuk merenungkan tentang bagaimana jika aktualisasi diri untuk berkesenian itu dibungkam berdasarkan manusia itu sendiri.

Berlanjut ke rubrik Opini, Selly Agustina berpendapat bahwa seni buat perubahan usahakan menyatu menggunakan masyarakat. Hal ini didukung jua sang jawaban para responden Kail yg dipaparkan di rubrik Masalah Kita, bahwa sebuah karya seni adalah media yg sempurna buat menyuarakan keprihatinan sosial, kemanusiaan maupun lingkungan.

Untuk melihat model konkret dari seni untuk perubahan, di rubrik Media pembaca dapat melihat berbagai aksi seni yg berperanserta pada menyuarakan keprihatinan rakyat, yaitu Arpillera, Seni Perca buat Perubahan yang ditulis sang Melly Amalia dan Rubrik Jalan-Jalan berisi sekelumit kisah mengenai pendidikan seni pada Kuba yang ditulis sang Dhitta Puti Sarasvati.

Pada rubrik Profil, Pro:aktif Online melalui artikel yg ditulis oleh Dayan D. Layuk Allo, memotret seorang seniman dan sepak terjangnya dalam menyuarakan keprihatinannya, yaitu R. Soehardi, seorang seniman pelukis yg lantang meneriakkan kegelisahannya terhadap kenyataan sosial politik yang terjadi pada negeri ini.

Pada rubrik Tips, melalui goresan pena Ibu Tini MF, pembaca akan disuguhkan pengalaman konkret dirinya menjadi aktivis yg berjuang buat perubahan nyata pada lingkungan sekitarnya, melalui karya seni yang dihasilkannya.

Semoga dengan edisi ini, pembaca semakin terbuka wawasannya terutama dalam hal  seni, dan bagaimana seni dapat digunakan untuk mendorong ke arah perubahan sosial dan lingkungan.

Selamat menikmati!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *