[Tips] SUKSES DI RUMAH SUKSES DI (BER)KEGIATAN
By: Date: March 24, 2018 Categories: Uncategorized

Dalam pengantar sebuah kitab , Karlina Leksono, seorang aktivis wanita, menyampaikan bahwa dikotomi wanita dan laki-laki berlanjut ke pemilahan tajam antara dunia publik laki-laki dan dunia domestik perempuan . Hal ini jua yg ?Mengurung? Wanita pada tempat tinggal . Pengurungan ini pula berarti pengurungan terhadap kebutuhan wanita untuk bersosialisasi/buat bisa pula mengekspresikan dirinya pada rakyat.

Dengan kata lain, ketika para wanita / mak -bunda ingin aktif berkegiatan pada luar rumah, acapkali mereka berhadapan dengan keluarga (terutama) suami yang melarang, menggunakan alasan pekerjaan rumah tangga yang menumpuk & pula pakem-pakem lain di rakyat yang ?Melarang? Wanita ke luar tempat tinggal .

Padahal sebenarnya, perempuan mampu menjalankan kiprah ganda, pada tempat tinggal dan di (ber)kegiatan di rakyat menggunakan sukses lho… Asal tahu resep dan rumusnya. Berikut di antaranya;

? Bagi saat, buat perencanaan ?..Pilihlah kegiatan yg benar-benar berguna

? Berkegiatanlah pada komunitas-komunitas yg lokasinya dekat dari rumah.

? Pergi beraktivitas ketika anak-anak ke sekolah & suami berangkat beraktivitas juga (ketika tugas-tugas rumah sudah selesai).

? (apabila wajib meninggalkan anak) beri anak-anak pengertian, bahwa berkegiatan itu krusial adalah bagi mak , bahwa bisa membantu menunjang famili.

? (Jika menerima tantangan dari suami) buktikan pada suami bahwa dengan aktif pada aktivitas tidak akan mengurangi kualitas perawatan terhadap anak-anak, keluarga ataupun ke suami itu sendiri. Malah, sehabis aktif berkegiatan, lebih pakar dan mahir melakukan seluruh perawatan-perawatan tersebut.

Nah, melihat seluruh itu tentunya si suami akan luluh & mengizinkan para istri aktif di luar rumah.

? (apabila masih belum dapat izin dari suami) bolehlah lakukan sebuah dusta ?Putih?. Misalnya; tempat berkegiatan berada pada dekat play group anak. Bilang ke suami bahwa akan pulang ke play group mengantar anak. Setelah tugas mengantar anak selesai, para mak pula mampu mampir dan berkegiatan di komunitas mereka yang berada nir jauh berdasarkan tempat play group anak.

Poin krusial berdasarkan semuanya merupakan niat & motivasi yang bertenaga buat sanggup menaikkan kemampuan diri.

Selamat berkegiatan…Wahai para aktivis perempuan , kita pasti bisa! (Lola)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *