[JALAN-JALAN] Kelompok Dukungan Untuk Ayah
By: Date: November 11, 2018 Categories: Uncategorized

Oleh: Any Sulistyowati

Ketika diminta menulis rubrik jalan-jalan dengan tema ayah, saya agak kesulitan menemukan tempat mana yang sebaiknya dituliskan. Akhirnya saya memutuskan untuk berjalan-jalan di dunia maya, dan menemukan beberapa situs yang mungkin menarik untuk dijelajahi/dieksplorasi untuk memahami inisiatif-inisiatif yang telah dilakukan di belahan dunia yang lain terkait dengan peran ayah. Saya menemukan dua organisasi di Amerika yang berfokus pada “ayah” sebagai agen perubahan, yaitu National Fatherhood Initiative dan Father Support Center, St. Louis. Berikut ini adalah hasil liputannya.

National Fatherhood Initiative ( http://www.fatherhood.org/)

Sejak awal tahun 90-an, banyak riset di Amerika yang menampakan ketiadaan ayah di dalam tempat tinggal sudah berakibat negatif terhadap perkembangan anak. Saat itu, kenyataan ini belum poly menjadi sorotan dan sedikit sekali pihak yg bekerja buat isu ini. Kebanyakan program-program penguatan keluarga serius pada mak dan anak. Padahal ayah juga memiliki kiprah yang sangat krusial pada dalam keluarga.

Organisasi ini didirikan oleh tim yang terdiri dari 20 orang ahli ilmu sosial yang berkumpul untuk membahas strategi nasional untuk mengubah realitas ketiadaan ayah di dalam keluarga. Organisasi ini berada di Maryland, tepatnya di 20410 Observation Drive, Suite 107, Germantown, MD 20876.

National Fatherhood Initiative

Organisasi yg berpusat pada Maryland ini bertujuan buat menghubungkan ayah dengan anak-anak mereka berdasarkan hati ke hati. Mereka ingin mengakhiri ketiadaan ayah dalam pertumbuhan anak. Misi resmi organisasi ini merupakan buat menaikkan kualitas hayati anak menggunakan menaikkan interaksi anak dengan ayah yg terlibat, bertanggung jawab dan berkomitmen dalam hayati mereka.

Di awal berdirinya, organisasi ini serius pada pendidikan publik & penelitian. Seiring menggunakan berjalannya saat, mereka juga memfokuskan diri pada memberikan penyelesaian-penyelesaian konkret buat menghadapi perkara-masalah yg menjadi konsekuensi ketiadaan ayah di dalam keluarga.

Selain menangani masalah akibat ketiadaan ayah di dalam keluarga, NFI juga melakukan langkah-langkah pencegahan. Caranya adalah dengan memastikan bahwa sejak awal keberadaan anak, ayah hadir untuk mereka. Beberapa langkah pencegahan ini dilakukan dalam bentuk penyediaan layanan pelatihan untuk ayah dan calon ayah. Salah satu yang dilakukan adalah membuat materi-materi untuk meningkatkan kemampuan ayah, seperti The Seven Habits of a 24/7 Dad®, InsideOut Dad® , Understanding Dad™: An Awareness and Communication Program for Moms, dan Doctor Dad® . Materi-materi ini menjadi sumber belajar utama untuk para praktisi di Amerika Serikat. Layanan-layanan ini diberikan kepada berbagai komunitas, pribadi-pribadi melalui pencetakan bahan belajar, pelatihan dan asistensi teknis. Saat ini mereka juga memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan sebaran layanan mereka.

Father Support Center, St. Louis ( http://www.fatherssupportcenter.org).

Organisasi ini didirikan pada tanggal 10 Desember 1997 dan telah secara konsisten menyediakan layanan kepada para laki-laki yang ingin belajar menjadi ayah yang bertanggung jawab, berkomitmen dan memiliki hubungan keluarga yang kuat. Misi organisasi ini adalah untuk memperkuat hubungan yang sehat dengan memperkuat keluarga dan masyarakat. Organisasi ini menyakini bahwa bila peran positif ayah di dalam keluarga meningkat maka akan ada hasil positif  untuk anak-anak dan masyarakat secara keseluruhan. Sejak berdirinya hingga saat ini, organisasi ini telah mendukung lebih dari dua belas ribu orang ayah dan keluarga mereka, termasuk tiga puluh ribu anak-anak mereka. Kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan di antaranya 62% penempatan kerja, 75% dukungan keuangan untuk anak-anak, dan 80% untuk meningkatkan interaksi ayah dengan anak-anak mereka.

Berbagai penelitian menemukan bahwa anak-anak cenderung lebih bermasalah menggunakan ketiadaan ayah di dalam famili. Penelitian tadi menemukan bahwa pada famili dengan ketiadaan ayah ditemukan bahwa anak 10 kali lebih mungkin menggunakan obat terlarang, 20 kali lebih mungkin mempunyai konduite abnormal, 20 kali lebih mungkin masuk penjara, & 9 kali lebih mungkin tidak menuntaskan studi di taraf SMU.

Organisasi ini telah mendapatkan berbagai penghargaan karena kerja kerasnya, di antaranya: Leadership Partners Award dariRoyal Vagabonds Foundation (2015), Monsanto Family YMCA Social Responsiblity Award (2015), the Community Collaborator Award dari Myrtle Hilliard Davis Comprehensive Health Centers, Inc. (2014), The President’s Volunteer Service Award  (2013) dan masih banyak lagi.

Father Support Center

Program inti mereka adalah program boot camp 6 minggu yang disebut “Family Formation”. Dalam program ini, peserta belajar berbagai keterampilan seputar parenting dan perkembangan anak dari aspek personal, spiritual, emosional. Para alumni program akan didampingi untuk penerapan keterampilan tersebut selama setahun untuk memastikan bahwa mereka benar-benar dapat menerapkan keterampilan tersebut dalam kehidupan mereka.  Selain program inti, organisasi ini juga memberikan berbagai layanan pendukung seperti program relawan, pendampingan untuk komunitas dan konsultasi hukum.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *